MotoGP: Marc Marquez Tenang Hadapi Ancaman Pembalap Muda

Oleh Wiwig Prayugi pada 13 Mei 2019, 09:50 WIB
Diperbarui 13 Mei 2019, 10:16 WIB
Marc Marquez

Jakarta - Juara bertahan MotoGP Marc Marquez menyebut kehadiran pembalap muda membuat persaingan musim ini semakin sengit.

Pada MotoGP Jerez, pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo memecahkan rekornya sebagai pembalap termuda yang meraih pole. Ketika itu Quartararo memenangi pole pada usia 20 tahun dan 14 hari.

Dia memperbaiki catatan sebelumnya yang tercatat atas nama Marquez, yang berusia 20 tahun 62 hari saat memastikan start terdepan di Austin pada 2013. 

"Pembalap muda di MotoGP memiliki bakat yang bagus. Tetapi, saya masih mengatakan bahwa saya adalah pembalap muda," kata Marquez seperti dikutip dari Motorsport.

Pembalap berusia 26 tahun itu menambahkan, ada sedikit risiko seorang pembalap terlalu cepat naik kelas. Sama seperti Quartararo, Marquez naik ke kelas utama pada usia 20 tahun.

"Sekarang banyak pembalap muda kemudian bertarung di MotoGP. Ini adalah sesuatu yang membawa risiko, karena mereka yang tidak cukup cepat beradaptasi terancam kehilangan tempat," katanya.

Marquez bakal menikmati persaingan yang semakin ketat pada musim ini. Selain Quartararo, Alex Rins yang memenangi seri Austin juga patut diwaspadai.

"Saya 26 tahun, jadi tidak tua, saya muda. Tetapi, Fabio (Quartararo) baru 20 tahun. Vinales dan Alex Rins bahkan lebih muda dari saya. Meskipun semakin tua, saya tetap belajar dari pembalap muda. Ini hal yang wajar karena mereka juga ingin meraih gelar juara dunia," ucapnya.

Setelah gagal di Austin, Marc Marquez kembali naik podium di MotoGP Jerez. Marquez unggul 1,654 detik dari rider Suzuki, Alex Rins. Posisi ketiga menjadi milik pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.

 

Sumber: Bola.com