Jika Liverpool Juara, Eks Bek MU Mengungsi ke Papua Nugini

Oleh Aning Jati pada 08 Mei 2019, 09:40 WIB
Diperbarui 08 Mei 2019, 10:17 WIB
Gary Neville

Jakarta Perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini sungguh seru. Manchester City dan Liverpool  sama-sama berpeluang dan akan bertarung hingga pekan terakhir. Kalangan pundit di Inggris, pun ikut larut dalam keseruan, seperti diperlihatkan Gary Neville.

Mantan bintang Manchester United itu bahkan sampai mengeluarkan pernyataan kocak, merespons situasi terkini perburuan gelar Manchester City dan Liverpool.  

Neville berujar ia akan terbang ke Papua Nugini seandainya Liverpool yang akhirnya memenangi perburuan tersebut.

Hal itu disampaikan kolega Neville, Jamie Carragher, sesama mantan pemain dan kini juga berprofesi sebagai pundit.

"Dia sangat menginginkan Man City menang," kata Carragher kepada Talk Sport.

"Saya mendapat pesan pada jam 06.30 pagi hari, bunyinya: "hari ini akan berantakan."

"Dia bilang dia akan memesan tiket pesawat. Dia sudah membicarakan ini dengan istrinya, Emma. Penerbangannya hampir dipesan, untuk ke Papua Nugini pada jam 21.00, Minggu malam," lanjut Carragher.

"Jadi, dia akan ke Papua Nugini pada Minggu malam jika Liverpool juara," imbuh Carragher.

Gary Neville dalam suatu kesempatan pernah berujar, memilih di antara Manchester City dan Liverpool, sama-sama sulit, ibarat memilih istri.

Namun, ketika menghadapi fakta, Liverpool di depan mata bisa meraih gelar juara untuk kali pertama sejak 1990, tampaknya ia tak ragu lagi harus berdiri di mana. 

Dengan menyisakan satu laga tersisa, Man City masih mengungguli Liverpool dengan satu poin. The Citizens ada di puncak dengan poin 95, disusul The Reds dengan poin 94.

Pada laga terakhir, Manchester City akan bertemu Brighton & Hove Albion sedangkan Liverpool menjamu Wolverhampton Wanderers. Dua pertandingan ini dijadwalkan dimainkan serentak pada Minggu malam (12/5/2019), jam 21.00 WIB atau jam 15.00 waktu setempat.

Sumber: Bola.com

Highlights Voli Putra Indonesia vs Filipina SEA Games 2019