Jadi Manusia Tercepat ASEAN, Ini Komentar Lalu Muhammad Zohri

Oleh Yus Mei Sawitri pada 23 Apr 2019, 07:48 WIB
Diperbarui 25 Apr 2019, 07:13 WIB
Atletik : Lalu Muhammad Zohri

Jakarta - Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri sukses menggondol medali perak nomor 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, Senin (23/4/2019). Sukses ini memecahkan rekor pelari Indonesia lainnya, Suryo Agung Wibowo.

Lalu Muhammad Zohri mengatakan bersyukur atas raihan manis tersebut.  Seperti dilansir Antara, Zohri meraih medali perak pada lomba di Doha, Qatar, tersebut setelah membukukan catatan waktu 10,13 detik. Catatan itu mengalahkan rekor pelari tercepat Asia Tenggara, Suryo Agung, yang dibukukan pada SEA Games 2019, dengan 10,17 detik. 

Medali emas diraih sprinter Jepang, Yoshihide Kiryu, dengan waktu 10,10 detik. Medali perunggu direbut pelari China, Zhiqiang Wu, dengan 10,18 detik.

Dalam keterangannya seusai berlomba, Lalu Zohri memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Dia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan rakyat Indonesia khususnya PB PASI .

Menurutnya, meski memimpin hingga 10 meter terakhir, dirinya sempat melambat karena kehilangan konsentrasi setelah memikirkan pesaingnya.

“Iya saya sempat hilang konsentrasi , memikirkan saingan-saingan saya,” kata Lalu Muhammad Zohri dalam keterangan resminya.

2 of 2

Strategi Pelatih

Keberhasilan Lalu Muhammad Zohri di nomor 100 meter tak lepas dari strategi jitu pelatihnya Eni Nuraeni Sumartoyo.

Pelatih yang baru saja dianugerahi gelar pelatih terbaik Asia 2019 oleh asosiasi atletik Asia ini mengatakan hanya menurunkan Zohri pada satu nomor dari dua yang direncanakan yaitu 4x100 meter.

Sumber: Bola.com

 

Lanjutkan Membaca ↓