MotoGP Austin: Marquez Akui Winglet Bantu Aerodinamika Motor

Oleh Defri Saefullah pada 13 Apr 2019, 14:00 WIB
Diperbarui 13 Apr 2019, 14:00 WIB
Marc Marquez
Perbesar
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez(AFP/Martin Bureau)

Liputan6.com, Texas- Marc Marquez meraih posisi kedua pada latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Austin di Circuit of The Americas (COTA), Jumat (12/4/2019). Dia terpaut 0,044 detik dari Maverick Vinales yang tampil sebagai yang tercepat.

Marquez tampak sangat menikmati hasil dan pengalamannya mengendarai Honda RC213V yang sudah pakai winglet di swingarm. Pemakaian peranti tambahan ini disetujui FIM sehingga bisa dipakai sejak MotoGP Argentina lalu.

Marquez mengatakan tambahan peranti winglet cukup membantunya meraih catatan waktu lap yang bagus di MotoGP. Peranti yang sempat jadi kontroversi itu diakuinya sangat membantu aerodinamika motor.

"Salah satu perbedaan yaitu di sisi pengereman. Ini membantu daya gravitasi, jadi ini memang soal aerodinamika tapi kami masih harus menganalisa lebih jauh," katanya seperti dikutip crash.

"Peranti ini juga ada sisi negatif, selain positifnya. Jadi kami harus pahami apa yang lebih baik dengan gaya membalap kami. Pengaruhi suhu ban? Saya tak mengeceknya. Tapi saya tak melihat ada perbedaan besar di suhu ban."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Membaik

Marc Marquez
Perbesar
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat beraksi pada sesi latihan bebas ke tiga di Sirkuit Motegi, Jepang, Sabtu (20/10/2018). Marc Marquez finis diurutan ke empat dengan catatan waktu 45.289 detik. (AFP/Martin Bureau)

Posisi dua yang diraih Marquez di COTA sungguh aneh. Biasanya, Marquez selalu dominasi sejak FP1, kualifikasi hingga balapan.

Marquez mengindikasikan pembalap lain juga mengalami perbaikan dalam banyak hal.

"Setiap tahun pembalap lain membaik.Saya pembalap, saya bisa menguasai sebuah trek tapi pembalap lain juga membaik," ujarnya.

Marquez juga mengaku tak mungkin terus menguasai COTA yang sudah dimenanginya selama enam musim terakhir. Dia yakin ada pembalap yang bisa kalahkan dia suatu saat nanti.

"Yang paling penting itu kejuaraan. Saya tahu suatu saat akan ada pembalap yang kalahkan saya di sini, saya harus paham itu normal," ujarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sirkuit Berubah

Marquez mengatakan sirkuit selalu berubah setiap tahunnya. Dia mengatakan ada beberapa jalan bergelombang dan dia tahu dimana yang paling bergelombang.

"Jalan paling bergelombang ada di tikungan dua, lalu saat keluar tikungan 9 juga ada bump yang besar. Lalu tikungan terakhir yang sebelah kanan pada 16,17 dan 18 ada juga bump yang besar," ujar Marquez.

Lanjutkan Membaca ↓