Pakai Stadion Patriot, Pengeluaran Persija Membengkak

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 07 Apr 2019, 09:20 WIB
Diperbarui 07 Apr 2019, 09:20 WIB
Persija Jakarta

Jakarta - Rencana Persija untuk memakai Stadion Patriot sebagai markas musim depan ditanggapi oleh Tedy Hafni. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga itu menyebut tarif sewa akan dinaikkan jika Persija jadi menggunakannya.

Patriot merupakan markas Persija dan Bhayangkara FC di Liga 1 dalam dua tahun belakangan. Kedua tim papan atas di Liga 1 itu menyewa Stadion Patriot dengan tarif sewa sebesar Rp55,2 juta untuk sekali pakai.

Untuk tahun ini, Tedy Hafni menyebut pihaknya menyesuaikan harga pemakaian Stadion Patriot agar setara dengan stadion lain seperti Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor) dan Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi.

"Rencana kenaikan mungkin tahun ini. Kami akan mengajukan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang pendapatan daerah. Kami merevisinya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Mudah-mudahan nanti disusul rincian besaran tarifnya," ujar Tedy Hafni saat dihubungi wartawan.

"Persija sudah mengajukan pemakaian Patriot. Tapi, untuk tanggalnya belum ada karena masih menunggu jadwal dari PT LIB," lanjutnya.

"Kisarannya untuk Liga 1, Stadion Patriot itu kemarin sebesar Rp55,2 juta. Itu paling murah di sini. Insya Allah mengajukan Rp79 juta, karena stadion yang lain, malah tahun lalu seperti Pakansari dan Wibawa Mukti sudah Rp 75 juta-an. Apalagi Stadion Patriot kan sudah standar AFC," ucapnya.

Harga sewa Patriot jauh lebih murah dibandingkan jika Persija harus memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai markas di Liga 1 2019. Untuk sekali pemakaian, pengelola mematok tarif Rp450 juta plus Rp 1,5 miliar sebagai uang jaminan.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini