Pembalap 14 Tahun Tewas di Sirkuit Jerez

Oleh Marco Tampubolon pada 25 Mar 2019, 11:35 WIB
Diperbarui 27 Mar 2019, 11:13 WIB
Ana Carrasco

Liputan6.com, Jakarta Nasib tragis menimpa pembalap belia, Marcos Garrido. Remaja berusia 14 tahun itu harus meregang nyawa usai terlibat kecelakaan saat balapan Andalucía Supersport 300, Minggu (24/3/2019). Nyawanya tidak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

Seperti dilansir AS, insiden bermula saat kecelakaan melibatkan beberapa pembalap terjadi di antara tikungan kedua dan ketiga  Circuito de Jerez. Apesnya, saat kejadian, Garrido tertimpa sepeda motor lain yang terlibat kecelakaan.

Balapan segera dihentikan dan tim medis segera melarikan pembalap malang itu ke rumah sakit terdekat, Jerez General. 

Sayang nyawanya tidak tertolong. Garrido tewas tidak lama setelah tiba di rumah sakit. Luka serius yang dialami akibat kecelakaan itu membuat tim medis tidak bisa berbuat banyak. 

Otoritas balap Andalusia segera menyampaikan ungkapan belasungkawa atas kejadian ini. 

2 of 2

Bukan Kejadian Pertama

Reale Avintia Racing, Andreas Perez
Reale Avintia Racing, Andreas Perez tewas tahun lalu saat balapan di Barcelona (Reale Avintia Racing)

Ini bukanlah kecelakaan pertama yang menewaskan pembalap muda. Tahun lalu, pembalap berusia 14 tahun lainnya, Andreas Perez, juga harus meregang nyawa pada ajang Moto 3 yang berlangsung di Circuit Barcelona de Catalunya, Spanyol, pada hari Minggu. 

Kejadiannya juga tidak jauh berbeda karena melibatkan beberapa sepeda motor. Korban segera dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter, tapi tetap tidak terselamatkan. 

Keesokan harinya, tim Reale Avintia Racing mengumumkan Perez telah meninggal dunia akibat cedera otak yang parah. "Meskipun hatinya masih berdenyut dan walau sudah berupaya maksimal, dokter tidak bisa berbuat banyak menyelamatkan nyawanya."

"Andreas (Perez) tidak akan bisa memenangkan balapan ini," pernyataan resmi Reale. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

 

Lanjutkan Membaca ↓