Persebaya Surabaya Galau Tentukan Pemain Asing Baru

Oleh Liputan6.com pada 16 Mar 2019, 22:00 WIB
Diperbarui 16 Mar 2019, 22:00 WIB
Gelandang Persebaya Surabaya, Damian Lizio, mengoper bola ke Otavio Dutra saat melawan Perseru Serui pada laga Piala Presiden 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)
Perbesar
Persebaya Surabaya punya slot kosong satu pemain asing setelah Otavio Dutra resmi menjadi warga negara Indonesia. (Bola.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Surabaya - Persebaya Surabaya memiliki slot kosong untuk satu pemain asing setelah Otavio Dutra resmi menjadi warga negara Indonesia. Namun, hingga kini Bajul Ijo belum memastikan akan merekrut pemain bertahan atau gelandang untuk slot yang masih tersisa tersebut.

Persebaya Surabaya butuh pemain tambahan di lini belakang. Hal ini sangat terasa saat Hansamu Yama, Otavio Dutra, dan Ruben Sanadi dipanggil ke timnas Indonesia. Jika ketiganya dipanggil saat kompetisi tengah berjalan, lini belakang Persebaya dipastikan bakal berlubang.

Terlebih pada Piala Presiden, pelatih Djadjang Nurdjaman merasakan langsung tipisnya stok pemain belakang. Selain Hansamu, Ruben, dan Dutra, bek Rachmad Irianto juga masuk dalam skuat timnas Indonesia U-23.

Dalam laga kontra PS Tira Persikabo, Selasa (12/3/2019) lalu, Djadjang bahkan terpaksa memasang duet bek Persebaya Surabaya di Liga 2 musim 2017, yakni M. Syaifuddin dan Andri Muliadi. Hanya Syaifuddin dan Andri, stopper yang dimiliki Persebaya dalam laga itu.

 

2 dari 3 halaman

Bek Anyar

Latihan PSMS Medan
Perbesar
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Djadjang jelas tak ingin kondisi itu terulang kala Persebaya sudah mengarungi kompetisi Liga 1. Mumpung bursa transfer masih dibuka, ada kans untuk mendatangkan pemain belakang tambahan.

"Kalau merujuk performa di Piala Presiden, sebaiknya kami perlu pergunakan slot (asing) yang ditinggalkan Dutra," kata mantan pelatih Persib Bandung di Surabaya, Sabtu (16/3/2019).

Hanya saja, Djanur masih pikir-pikir apakah pemain asing yang diincar adalah pemain belakang atau posisi lain. Pasalnya, dia menilai bukan hanya lini belakang yang butuh tambahan. Lini tengah juga masih butuh amunisi anyar.

"Ya antara dua itu. Kalau tidak pemain belakang ya gelandang bertahan," tambah Djanur.

 

3 dari 3 halaman

Diskusi dengan Manajemen

Sejatinya, Persebaya punya tiga pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Selain Misbakus Solikin yang selalu jadi pilihan utama, masih ada Nelson Alom dan M Hidayat.

Sayang, kondisi Nelson hingga saat ini masih belum fit 100 persen. Maklum, pemain 27 tahun itu baru saja sembuh dari cedera lutut kanan.

Meski ingin melengkapi slot pemain asing, Djanur mengaku masih butuh diskusi dengan pihak manajemen. Terutama manajer Candra Wahyudi. "Kami masih belum bicara dengan manajemen soal pemain asing ini. Apakah menambah atau sudah cukup," pungkas Djanur.

Untuk mengetahui berita-berita menarik lainnya klik JawaPos.com

Lanjutkan Membaca ↓