Shan United vs Persija, Ini Harapan Teco

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 12 Mar 2019, 13:20 WIB
Piala Presiden 2019 : Bali United Vs Mitra Kukar

Jakarta Stefano Cugurra Teco ternyata sulit melupakan Persija Jakarta. Pelatih Bali United itu berharap mantan timnya ini bisa kalahkan wakil Myanmar, Shan United, pada partai kedua Grup G Piala AFC 2019.

Persija akan menantang Shan United di Thuwunna Stadium, Yangon, Selasa (12/2/2019). Tim berjulukan Macan Kemayoran ini membutuhkan poin penuh setelah hanya bermain kacamata melawan Becamex Binh Duong (Vietnam) pada partai pertama Grup G. Demi bersaing di papan klasemen, tim ibu kota tidak boleh terpeleset.

Ditemui usai memimpin Bali United mengandaskan Semen Padang 2-1 pada partai kedua Grup B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (11/3/2019), Teco masih bersahaja membahas perjalanan mantan klubnya itu di Piala AFC.

Mengingat, Teco-lha yang membawa Macan Kemayoran kembali berkiprah di kompetisi antar-klub Asia. Tahun lalu, Persija diantarnya merebut tahta tertinggi Liga 1.

Pesan Teco kepada Persija hanya satu. Jangan sampai seri, apalagi kalah menghadapi Shan United. “(Persija) Harus menang,” ujar Teco sambil melempar senyuman.

 

2 of 2

Soal Piala Presiden

Piala Presiden 2019: Bali United Vs Semen Padang
Para pemain Bhayangkara Fc merayakan gol yang dicetak oleh Fadil Sausu ke gawang Semen Padang pada laga kedua Piala Presiden 2019 yng berlangsung di Stadion Patriot, Jawa Barat, Senin (11/3). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Topik pembicaraan dengan Teco berubah. Kali ini, membahas mengenai perjuangan Bali United di Piala Presiden 2019. Fadil Sausu dan kawan-kawan untuk sementara memuncaki klasemen sementara Grup B dengan enam poin dari dua pertandingan.

Bali United punya peluang untuk merajai klasemen akhir Grup B asalkan dapat mengalahkan Bhayangkara FC pada partai terakhir. Saat ini, keduanya sama-sama mengumpulkan enam poin. Adapun, empat juara grup terbaik akan menjadi tuan rumah babak delapan besar dengan format satu pertandingan.

"Pasti kalau menjadi juara grup, akan lebih mudah. Saat kami bermain di kandang, semuanya akan lebih mudah," imbuh arsitek berusia 44 tahun ini.

Lanjutkan Membaca ↓