City Tekuk Chelsea, David Luiz Ungkap Bisikannya kepada Kepa

Oleh Marco Tampubolon pada 25 Feb 2019, 19:30 WIB
Kepa Arrizabalaga

Liputan6.com, Jakarta David Luiz sempat berbicara kepada Kepa Arrizabalaga saat menolak digantikan saat Chelsea bertemu Manchester City di Wembley pada babak final Piala Liga Inggris, Minggu (24/2/2019). Lantas, apa kata pemain bertahan asal Brasil tersebut kepada rekannya itu?

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri berniat menggantikan Kepa saat laga memasuki babak kedua perpanjangan waktu dan akan berlanjut ke babak adu penalti. Sebelumnya, penjaga gawang asal Spanyol itu sempat mengalami kram dan harus mendapat perawatan dari tim medis. 

Sarri lantas mengirim Willy Caballero ke pinggir lapangan. Namun, Caballero batal tampil karena Kepa menolak keluar dari lapangan. Dia bertahan di bawah mistar gawang. 

Sarri tampak kecewa dan berang melihat sikap Kepa. Dia bahkan sempat melempar botol ke lantai untuk meluapkan kemarahannya. Melihat ini, Luiz pun berusaha berbicara pada Kepa. 

"Saya bilang padanya agar menghormati keputusan pelatih," kata David Luiz seperti dilansir Metro.co.u.

Ucapan David Luiz tidak membuat Kepa berubah pikiran. Sebaliknya, dia tetap bertahan dan tetap tampil di babak adu penalti yang berakhir dengan kemenangan 4-3 Manchester City. 

  

 

2 of 2

Penjelasan Sarri

Maurizio Sarri
Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersiap memainkan kiper Willy Caballero pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). Akan tetapi, hal itu urung terjadi karena Kepa Arrizabalaga menolak diganti. (AFP/Adrian Dennis)

Usai pertandingan, Sarri membantah kehilangan respek dari pemainnya. Menurutnya, kejadian tersebut hanyalah sebuah kesalah pahaman saja. Meski demikian, Sarri mengaku akan berbicara langsung dengan Kepa untuk mencari tahu duduk persoalan sebenarnya. 

"Saya mengerti ada masalah dan kami butuh pergantian pemain. Saya baru menyadarinya ini ketika tim medis tiba di bench pemain," kata Sarri menjelaskan usai pertandingan. 

"Itu kesalah pahaman yang besar sebab saya pikir kiper mengalami kram. Jadi bagi saya, dia tidak memungkinkan untuk tampil, tapi masalahnya ternyata bukan itu sehingga dia bisa tampil di babak adu penalti. Saya harus bicara kepadanya, tapi untuk klarifikasi sebab sekarang saya paham situasi yang sebenarnya," ujar mantan pelatih Napoli tersebut. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

 

Lanjutkan Membaca ↓