Taktik Manajer MU Mampu Membuat Chelsea Terkecoh

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 19 Feb 2019, 09:15 WIB
Diperbarui 19 Feb 2019, 16:16 WIB
Gagal Bendung Manchester United, Perjuangan Chelsea di FA Cup Terhenti

Liputan6.com, London - Manchester United (MU) mengalahkan Chelsea dengan skor 2-0 di Stamford Bridge Stadium, Senin (18/2/2019) atau Selasa dini hari WIB pada babak kelima Piala FA.

Dalam laga tersebut, manajer MU, Ole Gunnar Solsjkaer memainkan dua striker, Romelu Lukaku dan Marcus Rashford. Namun Solskjaer tak menjadikan keduanya sebagai target man.

Dia memerintahkan dua gelandangnya, Ander Herrera dan Paul Pogba masuk ke kotak penalti. Strategi itu tak bisa dibaca manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Alhasil, Herrera dan Pogba berhasil mencetak gol melalui sundulan.

"Pertunjukan fantastis, taktik saya berhasil. Saya memimta Herrera dan Pogba sedikit bermain lebih ke depan, masuk ke kotak sesering mungkin jika Rashford dan Lukaku bergerak ke sayap," ucap Solskjaer, dikutip dari situs resmi klub.

"Kami bermain dengan taktik itu dan bertahan di babak kedua, yang memang harus dilakukan," kata manajer MU berusia 45 tahun itu menambahkan.

 

 

 

2 of 3

Puji Juan Mata

Gagal Bendung Manchester United, Perjuangan Chelsea di FA Cup Terhenti
Selebrasi gol kedua Man United yang dicetak Ander Herrera pada babak kelima FA Cup yang berlangsung di stadion Stamford Bridge, London, Selasa (19/2). Man United menang 2-0 atas Chelsea. (AFP/Adrian Dennis)

Solskjaer juga memberikan pujian kepada Juan Mata. Playmaker asal Spanyol itu mampu keluar dari bayang-bayang Jorginho dan dua bek Chelsea, David Luiz dan Antonio Rudinger.

"Chelsea merupakan tim yang bagus. Mereka punya cara bermain yang sulit dilawan. Namun, Mata melakukan pekerjaan yang bagus melawan Jorginho dan dua bek Chelsea," kata manajer asal Norwegia itu.

"Dia bermain sempurna. Dengan bola, dia melakukannya lebih baik. Saya puas," ujarnya menegaskan.

 

3 of 3

Lawan Wolverhampton

Di babak perempat final Piala FA, Setan Merah, sebutan MU, akan menghadapi Wolverhampton. Lawan MU ini merupakan kuda hitam Liga Inggris yang berada di urutan ke-10.

"Kami harus menjalani laga tandang lagi dan lawan kami adalah Wolverhampton. Mereka tidak bisa dianggap remeh," ujar solskjaer.

"Kami harus melewati ini melalui jalan yang terjal. Wolverhampton adalah lawan yang berat," ungkap Solskjaer.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓