Kalah 0-7 dari Persib, Pelatih Persiwa Tak Menyangka

Oleh Huyogo Simbolon pada 11 Feb 2019, 21:00 WIB
Pelatih Persiwa Winaryo

Liputan6.com, Bandung Persiwa Wamena menderita kekalahan telak atas tuan rumah Persib Bandung dengan skor 0-7, pada babak 32 besar Piala Indonesia, di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (11/2/2019).

Tujuh gol yang bersarang di gawang tim Badai Pegunungan masing-masing dicetak oleh Ezechiel Ndouassel (16', 37', 55'), SrdjanLopicic (51' pen), Esteban Vizcarra (64'), Beckham Nugraha Putra (79'), dan Ghozali Siregar (90').

Pelatih Persiwa, Winaryo mengaku tak menyangka timnya bakal menjadi lumbung gol bagi Persib Bandung. Padahal di leg pertama berhasil menahan imbang 0-0.

"Kami sudah berjuang keras, saya tak menyangka bisa kebobolan banyak. Memang tidak mudah menghadapi Persib di kandang," ucap Winaryo.

Ia tak memungkiri timnya kehilangan konsentrasi terutama di babak kedua. Hal itu pula yang menyebabkan timnya menderita kekalahan.

"Pada menit awal kita bisa memberikan tekanan. Tapi striker kami gagal mengeksekusi peluang. Semua gol di babak kedua terjadi karena konsentrasi pemain hilang," ujarnya.

 

2 of 2

Di Luar Dugaan

Piala Indonesia 2019 : Persib Bandung Vs Persiwa Wamena
Pemain Persib Bandung merayakan gol yang dicetak oleh Ezechiel Ndouasel ke gawang Persiwa Wamena pada laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (11/2). Persib menang 7-0 atas Persiwa. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Winaryo memang sudah memprediksi Maung Bandung bakal punya motivasi berlipat jika bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, kebobolan tujuh gol jelas di luar dugaan.

"Saya sudah bilang, kami tidak akan mudah main di kandang Persib karena Bobotoh yang fanatik. Pasti lebih agresif daripada Cilacap. Anak-anak kesulitan melawan Persib. Dukungan Bobotoh buat Persib punya motivasi lebih," jelasnya.

Sementara itu, pemain Persiwa Abdul Gofur mengakui timnya tak mematok target tinggi. Menurut dia, kehadiran Persiwa semata untuk menjalankan regulasi PSSI.

"Semua sudah berusaha. Tapi yang di atas berkehendak lain. Mereka lebih bagus, saya datang ke sini untuk Bobotoh dan menjalankan peraturan PSSI," tutup Abdul.

Lanjutkan Membaca ↓