Gelandang AC Milan Berharap Akhiri Paceklik Gol

Oleh Harley.Ikhsan pada 31 Des 2018, 06:20 WIB
Diperbarui 31 Des 2018, 06:20 WIB
Tiemoue Bakayoko
Perbesar
Pemain AC Milan yang dipinjam dari Chelsea, Tiemoue Bakayoko. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Milan - Tiemoue Bakayoko sukses menarik hati AC Milan dengan penampilan impresif di lini tengah. Namun, pemain asal Prancis tersebut masih memiliki harapan yang belum terwujud.

Bakayoko berharap dapat mencetak gol bagi AC Milan di depan pendukung San Siro.

Dia gagal melakukannya pada sembilan pertandingan kandang di seluruh kompetisi musim ini. "Saya ingin membantu rekan-rekan. Saya juga berharap dapat membuat gol di San Siro. Semoga itu segera terwujud," katanya.

Teranyar Bakayoko membantu I Rossoneri menaklukkan SPAL 2-1 pada lanjutan Serie A di San Siro, Minggu (30/12/2018) dini hari WIB. Dia sebenarnya mendapat kesempatan emas membukukan gol pertama bagi klub. Namun tendangannya melambung. 

Meski begitu, kontribusinya secara keseleruhan tetap dipuji karena tampil dalam keadaan cedera. "Dia semestinya tidak tampil. Bakayoko harus disuntik pereda rasa sakit tiga kali. Saya sungguh senang dengan komitmennya," ungkap pelatih Gennaro Gattuso, dilansir situs resmi AC Milan.

2 dari 3 halaman

Modal Liga Champions

Selebrasi Higuain Usai AC Milan Taklukkan SPAL di San Siro
Perbesar
Striker AC Milan, Gonzalo Higuain berselebrasi bersama rekan-rekannya usai pertandingan melawan SPAL pada lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro (29/12). Milan menang tipis atas SPAL 2-1. (AP Photo/Antonio Calanni)

Tambahan tiga angka dari SPAL membantu AC Milan menjaga jarak dengan penghunoi peringkat empat Lazio pada persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Mereka tetap tertinggal satu nilai di belakang klub ibu kota tersebut.

"Kami akan mengerahkan segalanya untuk menggenggam posisi empat. Maka tadi merupakan kemenangan krusial," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Sempat Dikritik

Dipinjam dari Chelsea, Bakayoko sempat dikritik pada awal keberadaannya bersama tim. Dia dinilai minim kontribusi dan sering membuat kesalahan.

Namun, perlahan mantan pemain AS Monaco itu menunjukkan kualitasnya, terutama ketika menggantikan Lucas Biglia yang cedera.

Lanjutkan Membaca ↓