Ole Gunnar Solskjaer Ungkap Rahasia MU di Era Ferguson

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 21 Des 2018, 19:10 WIB
Ryan Giggs & Cristiano Ronaldo (© AFP 2008)

Liputan6.com, Manchester - Ole Gunnar Solskjaer membeberkan sebuah rahasia skuat Manchester United (MU) di era Sir Alex Ferguson. Rahasia itu berhubungan dengan Cristiano Ronaldo.

Ronaldo memperkuat MU pada 2003 hingga 2009. Selama enam musim memperkuat Setan Merah, pemain berusia 33 tahun itu mencetak 118 gol dan 68 assist dari 292 penampilan.

Solskjaer yang sekarang menjadi pelatih carataker MU, menyebut Ronaldo mendapat perintah khusus dari Ferguson. Tugas itu hanya untuk Ronaldo dan tidak pernah diberikan kepada Solskjaer yang merupakan striker MU pada 1996 hingga 2007.

"Cristiano Ronaldo satu-satunya pemain yang mendapat pesan dari Sir Alex, yaitu 'Anda hanya perlu berpikir soal menyerang, jangan berpikir tentang bertahan'," kata Solskjaer, dikutip dari Sky Sports.

"Baik Ryan Giggs, David Beckham, maupun Eric Cantona tidak pernah mendapat perintah seperti itu," ucap pelatih MU berusia 45 tahun itu, menambahkan.

2 of 3

Disiplin

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo punya andil besar saat MU mengalahkan AS Roma 7-1 dalam leg kedua perempatfinal Liga Champions di Stadion Old Trafford, Manchester, 10 April 2007. (AFP/Filippo Monteforte)

Solskjaer melanjutkan, Ronaldo merupakan pemain yang paling disiplin bila dibandingkan dengan rekan setimnya. Ronaldo yang kini memperkuat Juventus, paling senang menghabiskan waktunya di gym.

"Cristiano Ronaldo berada di gym 40 menit sebelum latihan dimulai dan dia juga berada di sana 40 menit seusai latihan," kata Ole Gunnar Solskjaer.

 

3 of 3

Jiplak Ferguson

Solskjaer ditunjuk sebagai caretaker manajer MU. Dia akan bertugas selama enam bulan ke depan, sebelum MU menunjuk manajer baru. Selama enam bulan, Solskjaer akan menerapkan ilmu yang didapatkan dari Sir Alex.

"Saya memang mendapatkan gaya manajerial saya dari Sir Alex. "Dia membawa pengaruh yang begitu besar pada saya. Tapi, saya punya kepribadian yang berbeda. Saya juga harus menjadi diri saya sendiri. Saya senang dengan berbicara dengan orang, terlibat interaksi dan melihat mereka mengekspresikan diri," kata Solskjaer mengakhiri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓