Ole Gunnar Solskjaer Resmi Tangani Manchester United, Ini Sisi Lain Sosoknya

Oleh Septika Shidqiyyah pada 20 Des 2018, 11:52 WIB
Ole Gunnar Solskjaer

Liputan6.com, Jakarta Ole Gunnar Solskjaer resmi ditunjuk Manchester United sebagai manajer interim klub hingga akhir musim 2018-19. Ole Gunnar Solskjaer akan ditemani Mike Phelan yang pernah bekerja bersama Sir Alex Ferguson.

Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk selang sehari setelah Setan Merah memecat manajer Jose Mourinho akibat rentetan hasil negatif yang didapat di musim 2018-2018. Ole Gunnar Solskjaer hanya berstatus sebagai manajer interim karena masih memiliki kontrak dengan Molde hingga 2021.

MU tertarik memakai jasa Ole Gunnar Solskjaer setelah melihat pria awal Norwegia itu cukup sukses selama menangani Molde. Solskjaer diharapkan bisa membangkitkan MU yang terpuruk di posisi enam Liga Inggris. MU baru akan mencari pelatih top dan berpengalaman pada musim panas 2019.

2 of 6

Senang bisa kembali ke Old Trafford

Ole Gunnar Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer bersama maskot Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Ini adalah periode ketiga Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Dia menghabiskan 11 tahun Old Trafford sebagai pemain pada 1996-2007.

Ole Gunnar Solskjaer menyatakan kalau ia sangat senang bisa kembali ke Manchester United. Sebelumnya, ia sempat merasakan pengalaman menangani klub di Premier League bersama Cardiff City.

"Manchester United selalu ada di hati saya. Saya merasakan hal yang luar biasa dengan kembali ke klub ini," ujar Ole Gunnar Solskjaer.

"Saya ingin bekerja dengan para pemain hebat dan pemain bertalenta. Semua orang di klub ini sangat bergairah untuk bisa memperbaiki penampilan dan performa klub," ungkap Solskjaer.

3 of 6

Sosok Ole Gunnar Solskjaer di mata Cristiano Ronaldo

Saat masih membela Manchester United, Cristiano Ronaldo pernah merasakan tangan dingin Ole Gunnar Solskjaer. Kala itu Ole Gunnar Solskjaer pernah ditunjuk sebagai pelatih untuk barisan penyerang Manchester United pada musim 2017-18. Saat itu, ia ditunjuk langsung oleh Sir Alex Ferguson.

Ronaldo pun merasakan talenta yang dimiliki Solskjaer. Pada waktu itu, Ronaldo mengatakan kalau Solskjaer akan menjadi manajer yang hebat.

"Solskjaer adalah sosok yang hebat. Saya melihatnya sebagai seorang pelatih yang sangat berbakat," ujar Ronaldo.

"Saya memiliki hubungan yang baik dengan dirinya, ia tak segan untuk memberi masukan kepada saya," ungkap Ronaldo.

4 of 6

Molde FK berikan restu ke Ole Gunnar Solskjaer

Molde FK, klub asal Solskjaer memberikan restu buat Solskjaer untuk menduduki kursi panas manajer Setan Merah.

Molde mengunggah pernyataan resmi klub tak lama setelah Manchester United secara resmi merilis penunjukkan Solskjaer sebagai manajer interim.

CEO Molde, Oystein Neerland, menjelaskan kesepakatan itu terbilang spontan, tak ada hitam di atas putih lantaran kepercayaan kedua pihak.

"Kami senang meminjamkan Ole Gunnar ke Manchester United. Kami berharap dia dan Manchester United sukses," ujar Neerland.

"Ini kesempatan besar untuk Molde FK, kami rasa ini akan mengembangkan dan membantu menempatkan Molde FK lebih jauh dalam pentas sepak bola," imbuhnya.

Namun, Molde memberi catatan penting pada Ole Gunnar Solskjaer. Mereka hanya mengizinkan manajer 45 tahun itu untuk membantu Manchester United hingga Mei 2019 atau setelah Liga Premier Inggris 2018-2019 usai.

Setelah itu, ia diminta kembali. Hal itu lantaran Solskjaer masih terikat kontrak sebagai manajer klub Norwegia itu hingga 2021. Molde menyebut, baru 16 hari lalu Solskajaer meneken perpanjangan kontrak hingga 2021.

Lantaran Liga Utama Norwegia (The Eliteserien), kompetisi yang diikuti Molde, musim 2019 kick-off pada Maret, akan ada sosok lain yang untuk sementara mengisi posisi Solskjaer, hingga mantan pemain sayap itu kembali dari "peminjaman" di Manchester United. Sosok itu adalah Erling Moe.

5 of 6

Prestasi Ole Gunnar Solskjaer bersama MU

Ole Gunnar Solskjaer merupakan pahlawan Manchester United ketika memenangi Liga Champions 1999. Saat itu, Manchester United menang dengan skor 2-1 atas Bayern Munchen.

Ole Gunnar Solskjaer mencatatkan 366 penampilan dan menyumbang 126 gol selama 11 musim berkostum Manchester United. Ia menjadi pemain MU pada tahun 1996-2007.

Pengalaman Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih

Begitu gantung sepatu, Ole Gunnar Solskjaer menangani tim cadangan The Red Devils dalam periode 2008 hingga 2010. Pada kurun itu, sosok berkebangsaan Norwegia tersebut mempersembahkan gelar Lancashire Senior Cup 2008 dan Manchester Senior Cup 2010.

Dia lalu pulang ke kampung halaman untuk menangani Molde. Ole Gunnar Solskjaer membantu tim menjadi juara Norwegia pada musim pertamanya.

Sosok yang dijuluki The Baby-faced Assassin ketika masih bermain tersebut lalu membawa Molde mempertahankan mahkota, plus memenangkan Piala Norwegia 2013.

Kinerja impresif Ole Gunnar Solskjaer terdengar hingga Inggris. Aston Villa sempat menawarinya pekerjaan pada 2012. Namun Ole Gunnar Solskjaer menolak karena alasan keluarga.

Cardiff City kemudian menawarinya pekerjaan pada Januari 2014. Kali ini Solskjaer menyambut. Sayang, dia datang di waktu salah.

Pria 45 tahun itu gagal menyelamatkan Cardiff City dari degradasi. Sosok kelahiran Kristiansund ini kemudian dipecat pada September 2015 menyusul kinerja buruk di awal Divisi Championship.

Ole Gunnar Solskjaer lalu kembali ke Molde sebulan kemudian. Performa stabil tim meyakinkan manajemen untuk mengontraknya hingga 2021.

6 of 6

Karier Solskjaer sebagai manajer

Berikut karier Solskjaer sebagai manajer Molde, 21 Okotober 2015 hingga 19 Desember 2018 Main: 118

Menang: 66

Imbang: 19

Kalah: 33

Plus minus Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih MU

Plus

- Ole Gunnar Solskjaer sangat mengenal tradisi di Manchester United. Hal itu ia dapatkan setelah membela klub tersebut selama 11 musim.

- Ole Gunnar Solskjaer pernah menjadi staf pelatih Sir Alex Ferguson. Ia bertanggung jawab melatih striker-striker Manchester United pada musim 2007-08.

- Ole Gunnar Solskjaer merupakan sosok yang menyandang status legenda di MU. Ia menjadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Bayern Munchen pada final Liga Champions 1999.

Minus

- Ole Gunnar Solskjaer tak memiliki pengalaman yang positif di Premier League.

- Ole Gunnar Solskjaer pernah gagal menyelamatkan Cardiff City dari jurang degradasi.

Lanjutkan Membaca ↓