Terdegradasi, Sriwijaya FC Ingin Kembali ke Liga 1 2020

Oleh Harley Ikhsan pada 10 Des 2018, 21:30 WIB
Diperbarui 10 Des 2018, 21:30 WIB
Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, Piala Presiden 2018
Perbesar
Striker Sriwijaya FC, Beto Goncalves. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Palembang - Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Muddai Madang, menegaskan ambisi Sriwijaya FC kembali ke Liga 1. Mereka tidak mau lama-lama di Liga 2.

"Kami akan berjuang keras di Liga 2, agar nanti pada 2020 Sriwijaya FC kembali ke Liga 1 lagi. Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat Sumsel," kata Muddai, dikutip Antara.

Sriwijaya FC dipastikan terdegradasi setelah dikalahkan Arema FC 1-2, Minggu (9/12/2018). Hasil tersebut membuat mereka menempati tiga posisi terbawah klasemen bersama Mitra Kukar dan PSMS Medan. Posisi ketiga tim itu bakal digantikan PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra.

Sembari menunggu musim berikutnya, asisten pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan fokus tim kini tertuju ke Piala Indonesia 2018.

"Ya semua sudah terjadi, kita semua harus menerima kenyataan ini. Tapi sebagai pemain profesional harus segera bangkit, karena tugas belum selesai musim ini," kata Hartono.

Kembalikan Motivasi

Sriwijaya FC
Perbesar
Sriwijaya FC tertunduk setelah kalah 1-2 dari Arema FC. Hasil itu membawa mereka terdegradasi. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Menurut Hartono, yang tersulit adalah mengembalikan semangat pemain. Untuk itu, jajaran tim pelatih akan memulai latihan pada Selasa (11/12/2018).

"Kita coba start lagi, dengan pemain yang ada. Saya masih sangat optimis karena masih banyak pemain yang mau turun," kata Hartono.

Lawan Sriwijaya FC

Mayoritas pemain Sriwijaya FC kembali ke Palembang. Mereka tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Senin (10/12/2018). Sriwijaya FC dijadwalkan menghadapi Persimura di babak 64 besar Piala Indonesia pada 14 Desember 2018.

Lanjutkan Membaca ↓