Real Madrid Seperti Rumah Bagi Pemenang Ballon d'Or

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 04 Des 2018, 20:00 WIB
Ballon d'Or 2018

Liputan6.com, Madrid - Gelandang Real Madrid, Luka Modric menjadi pemenang Ballon d'Or 2018. Gelar ini menjadi yang ke-17 sepanjang sejarah bagi Los Blancos, sebutan Real Madrid.

Bintang Real Madrid asal Kroasia ini mendapat 753 poin. Dia mengalahkan pemain Juventus, Cristiano Ronaldo yang mengumpulkan 476 poin.

Modric juga mengalahkan striker Atletico Madrid dan Timnas Prancis, Antoine Griezmann (414 poin). Kemenangan Modric ini menjadikan Real Madrid seperti rumah bagi Ballon d'Or.

"Modric merupakan pemain kami kesepuluh yang telah memenangkan Ballon d'Or. Kami sekarang telah memenangkan 17 Ballon d'Or," kata Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikutip dari situs resmi klub.

"Ini penghargaan bergengsi dan Ballon d'Or telah menikmati romansa abadi dengan Real Madrid. Saya yakin ini akan terus berlanjut di masa depan," ujarnya menambahkan.

2 of 3

Puji Modric

Luka Modric
Gelandang Real Madrid, Luka Modric berpose bersama orangtuanya setelah memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2018 pada malam penganugerahan di Paris, Senin (3/12). Modric menjadi pemain pertama Kroasia yang meraih gelar prestisius ini. (FRANCK FIFE/AFP)

Modric memenangkan Ballon d'Or 2018 setelah membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions. Eks Tottenham Hotspur itu juga membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018.

"Modric memiliki tahun yang luar biasa. Dia telah mengklaim semua penghargaan dan tidak ada yang bisa mempertanyakan apakah dia yang terbaik. Senang melihatnya di lapangan dan caranya mengontrol bola, melewati pemain lawan."

"Dia mendapat sebuah hadiah yang menyebabkan kesan yang baik pada setiap orang yang dia temui. Modric mampu membuat olahraga ini menjadi tempat berkumpulnya orang," ujar Perez.

3 of 3

Pemenang Ballon d'or Real Madrid

Alfredo Di Stefano telah membuka jalan memenangkan Ballon d'Or untuk Real Madrid. Di Stefano mendapat Bola Emas pada tahun 1957 dan 1959.

Selain itu, dia menjadi satu-satunya pemain yang memiliki Super Bola Emas sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Eropa (1989). Kopa, yang ikut berbagi ruang ganti bersama Di Stefano, menerimanya pada 1958 untuk membuktikan hegemoni madridista.

Dalam daftar pemenang Bola Emas madridistas juga berisi Zinedine Zidane, yang menang trofi ini pada 1998 meneruskan prestasi Ronaldo, yang dimenangkan pada 1997 dan diulangi lagi pada 2002. Daftar ini dilengkapi Luis Figo (2000), Michael Owen (2001), Fabio Cannavaro (2006) dan Kaka (2007). Sementara Cristiano Ronaldo memenangkannya sebanyak empat kali sebagai pemain Los Blancos.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓