12 Tim Ikuti Bali International Football Championship

Oleh Defri Saefullah pada 02 Des 2018, 23:15 WIB
Bali International Football Championship

Liputan6.com, Jakarta 12 tim dari sembilan negara dipastikan bakal mengikuti kejuaraan sepak bola untuk usia di bawah 15 tahun (U-15) bertajuk Bali International Football Championship (BIFC) yang digagas Kemenpora. Turnamen ini sudah dibuka secara resmi oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Badung, Minggu (2/12/2018).

Hajatan ini berlangsung di Stadion Pecatu, Badung, Bali.Indonesia diwakili tiga wakil yaitu Timnas Pelajar yang menjuarai Piala Menpora U-14 2017 yang diarsiteki Firman Utina, Badung Ragunan FC (Bara) FC di bawah asuhan Bambang Warsito dan Badung All Stars.

Sementara peserta asing yang berpartisipasi yaitu Jepang (Progresso Sano FC), Tiongkok (Hubei FA), Australia (Western Football), Korea Selatan (Busan Football Academy dan Gyeongnam Changnyeong SC), Filipina (Apuesto Bueno United FC), Thailand (Cruzeiro Academy Asia), Malaysia (Felda United FC) dan Singapura (Sporting CF SA).

Dari hasil pengundian, Timnas Pelajar tergabung di Grup A bersama Apuesto dan Busan. Bara FC di Grup B bersama Progresso Sano dan Cruzeiro. Lalu Badung All Stars di Grup C bersama Sporting Academy dan Hubei. Tiga tim lainnya di Grup D.

"Ini perhelatan pertama diluar event federasi di Indonesia untuk level internasional. Kami bersyukur Badung menyambut baik program Kemenpora dan siap menjadi tuan rumah penyelenggara," kata Isnanta seperti rilis yang diterima media.

 

 

2 of 3

Kolaborasi dengan Pemkab

Bali IFC
Bali International Football Championship akan dimulai sejak Senin, 3 Desember (dok: Kemenpora)

BIFC 2018 ini merupakan kolaborasi Kemenpora dan Pemerintah Kabupaten Badung serta menggandeng KONI, swasta, dan masyarakat. BIFC memiliki tiga tujuan besar yaitu memperkuat hubungan yang erat antar pesepak bola muda di Asia Pasifik, memberi pengalaman pemain muda Indonesia menghadapi tim luar dan mendongkrak pariwisata Tanah Air, khususnya Bali.

"Ke depan bisa jadi banyak negara yang datang ke Badung. Bukan hanya karena banyak objek wisata saja, tapi juga sepak bolanya. Semoga ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Badung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pecatu Kabupaten Badung, Made Karyana mengatakan dampak kegiatan ini luar biasa. Ekonomi mikro sangat potensi untuk pemberdayaan di Pecatu. Dia mengatakan segala persiapan non teknis sudah matang.

"Para peserta sudah meninjau Lapangan Pecatu dan mereka cukup puas dengan fasilitas yang kami miliki," ujar Made Karyana.

3 of 3

Diberi Statistik

Sementara itu, ketua umum yayasan Gobolabali, I Gusti Agung Putu Nuaba menjanjikan ada sesuatu yang berbeda dalam turnamen ini. Dia mengerahkan timnya yang berjumlah 6 orang di lapangan untuk memantau pergerakan para pemain.

"Ada sesuatu yang lain yang kami berikan. Saat kompetisi nanti kami akan menilai mereka dalam bentuk statistik," katanya.

Ini ditujukan untuk memberikan masukan kepada tiap pelatih negara peserta. Diharapkan statistik yang dijabarkan nanti bisa dijadikan bahan evaluasi.

Hasil drawing, laga perdana, Senin (3/12/2018) akan memainkan wakil Filipina, Apuesto Bueno United FC, menghadapi Timnas Pelajar.

Lanjutkan Membaca ↓