Mourinho Sebut Pemain MU Harus Berterima Kasih kepada David De Gea

Oleh Edu Krisnadefa pada 28 Nov 2018, 16:00 WIB
Diperbarui 28 Nov 2018, 16:00 WIB
David de Gea

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU)  sukses memastikan tempat mereka di 16 besar Liga Champions 2018. Selasa (27/11), mereka memetik kemenangan 1-0 atas Young Boys (Swiss) di matchday kelima Grup H.

Dengan kemenangan ini, MU mengoleksi 10 poin dan berada di posisi kedua setelah Juventus di klasemen Grup H. Nilai mereka tak akan bisa dikejar lagi oleh para rival.

Marouane Fellaini memang menjadi pahlawan Tim Setan Merah dengan mencetak gol semata wayang kemenangan mereka. Namun, Jose Mourinho, manajer MU, menyebut, ada satu pemain lagi yang punya peran penting di laga lawan Young Boys itu.

Mourinho pun menyebut nama kiper David De Gea, yang juga jadi pahlawan. Bahkan, kata Mourinho, pemain MU harus berterima kasih kepada De Gea.

"Tanpa penyelamatan dari De Gea, tak akan ada gol kemenangan bagi MU," ujar Mourinho, 55 tahun. "Dia kiper kelas dunia, mungkin yang terbaik di dunia. Kiper seperti dia yang dibutuhkan sebuah tim jika ingin memenangkan hal besar."

De Gea, 28 tahun, memang tampil gemilang. Salah satu penyelamatan gemilangnya untuk MU adalah saat mengantisipasi tendangan memantul dari pemain Valencia, Ulisses Garcia pada menit ke-70.

2 dari 3 halaman

Yakin Bertahan

Selebrasi Provokatif Jose Mourinho
Manajer Manchester United, Jose Mourinho (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

Maka itu, Mourinho mengaku tak heran jika De Gea terus diburu raksasa Spanyol, Real Madrid. Bahkan, pemain jangkung itu nyaris saja bergabung dengan Los Galacticos, dua musim lalu.

Namun, Mourinho mengaku yakin, De Gea akan bertahan di MU. Apalagi, kontrak De Gea masih tersisa dua tahun lagi."Saya tahu dia bahagia di sini. Saya tahu dia akan berahan dan saya tahu dewan klub akan mewujudkan itu," ujar mantan pelatih FC Porto, Chelsea, dan Real Madrid itu.

3 dari 3 halaman

Catatan Bagus

Bagi Mourinho sendiri, sukses membawa MU lolos ke fase knock out merupakan prestasi tersendiri. Pasalnya, ini adalah kali ke-14, dia meloloskan sebuah klub ke fase knock out Liga Champions.

"Ini musim ke-14 saya di Liga Champions, dan ke-14 kalinya klub saya lolos ke fase knock out," ujar Mourinho, semringah. "Saya juga sempat dua musim menangani klub di Liga Europa, dan dia dua musim ini saya berhasil membawa klub saya juara."

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓