Jadi Pahlawan Persija Jakarta, Maman Merendah

Oleh Luthfie Febrianto pada 25 Nov 2018, 15:45 WIB
Diperbarui 25 Nov 2018, 15:45 WIB
Persija Jakarta Vs Sriwijaya FC

Liputan6.com, Jakarta - Bek Persija Jakarta, Maman Abdurrahman enggan disebut sebagai pahlawan timnya. Menurut Maman, gol kemenangan Persija Jakarta atas Sriwijaya FC yang dicetaknya, tercipta berkat semua pemain.

“Patut disyukuri menjadi pencetak gol penentu, tapi itu semua berkat perjuangan semua pemain bukan hanya saya sendiri," ujar Maman seperti dilansir situs resmi klub.

Persija Jakarta harus susah payah menaklukkan Sriwijaya FC 3-2 dalam lanjutan Liga 1, Sabtu (24/11/2018) kemarin di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Susul-menyusul skor sempat terjadi sebelum akhirnya gol Maman membuat Persija membawa pulang tiga poin.

Bagi Macan Kemayoran -julukan Persija- tambahan tiga poin ini begitu krusial. Pasalnya, mereka sedang terlibat persaingan merebut gelar juara Liga 1 dengan PSM Makassar.

Tambahan tiga poin menempatkan Persija Jakarta di puncak klasemen sementara dengan 56 poin. Namun posisi mereka masih bisa digeser andai PSM menang atas Bali United, Minggu (25/11/2018) hari ini.

 

2 dari 3 halaman

Berkat Suporter

Persija Jakarta Vs Sriwijaya FC
Bek Persija Jakarta, Jaimerson Xavier, merayakan gol yang dicetak Marko Simic ke gawang Sriwijaya FC pada laga Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Sabtu (24/11). Persija menang 3-2 atas Sriwijaya. (Bola.com/Yoppy Renato)

Selain rekan setim, Maman menilai kemenangan Persija juga tercipta berkat andil para suporter. Mantan bek Persib Bandung ini merasa dukungan Jakmania di Stadion melecutnya dan para pemain lain untuk meraih kemenangan.

"Juga suporter yang terus mendukung sampai akhir laga itu luar biasa. Terima kasih banyak The Jakmania,” ujar Maman .

“Sebelum laga tidak ada target pribadi mencetak gol sebenarnya, hanya mencoba bermain fokus saja setiap pertandingan,” kata Maman mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga 1

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Tontowi Ahmad Pensiun, Gantung Raket dari Bulu Tangkis