Misi Gelandang AC Milan Ubah Cemoohan Jadi Tepuk Tangan

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 17 Nov 2018, 20:10 WIB
Diperbarui 17 Nov 2018, 20:10 WIB
Tiemoue Bakayoko
Perbesar
Gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Milan - Gelandang Prancis, Tiemoue Bakayoko, belum menyerah di AC Milan. Ia percaya diri bisa bangkit bersama Rossoneri.

Bakayoko gabung AC Milan pada awal musim ini. Rossoneri meminjamnya dari Chelsea selama semusim.

Pada awal kompetisi, Bakayoko bermain buruk. Hal ini membuatnya banyak dicemooh pendukung AC Milan di San Siro.

“Aku tidak suka dicemooh, tetapi aku memahaminya. Aku berharap mereka akan segera menghargaiku. Aku mulai melakukan hal-hal baik, tetapi aku baru di awal. Aku berharap menjadi penentu dan membantu Milan kembali masuk empat besar Serie A," kata Bakayoko di Soccerway.

 

 

2 dari 3 halaman

Mulai Meningkat

(AFP Photo/Cristina Quicler)

Kemampuan Bakayoko meningkat sejak AC Milan mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2. Di situ ia jadi jangkar Rossoneri bersama Franck Kessie.

“Kessie? Dia telah membantuku menyesuaikan banyak hal, terutama dengan bahasa. Aku berharap dapat segera berbicara bahasa Italia."

“4-4-2 adalah formasi yang aku sukai, tetapi bahkan dalam 4-3-3, aku bermain dengan baik di pertandingan terakhir. Posisiku telah berubah, tetapi aku percaya bahwa aku telah melakukannya dengan baik. Aku dapat membantu tim lebih banyak. Aku kesal dengan hasil melawan Juventus, tapi ini sepak bola. Aku senang dengan bagaimana aku bermain,” Bakayoko menambahkan.

3 dari 3 halaman

Posisi 5

AC Milan sendiri kini berada di peringkat lima klasemen Serie A. Rossoneri tertinggal satu angka dari Lazio yang berada di atasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓