Belum Pakai VAR, Liga Inggris Masuki Masa Kegelapan

Oleh Adyaksa Vidi pada 11 Nov 2018, 15:00 WIB
Diperbarui 16 Nov 2018, 11:21 WIB
Swansea City, Southampton, Premier League

Liputan6.com, Southampton - Mark Hughes kecewa berat setelah Southampton gagal menang melawan Watford, Sabtu (10/11/2018) dalam lanjutan Liga Inggris. Manajer Soton itu menilai Liga Inggris sudah waktunya memakai teknologi VAR.

Soton bermain imbang 1-1 di markas Watford. Keunggulan Soton melalui Manolo Gabbiadini dibalas oleh Jose Holebas.

Namun yang menjadi kontroversi adalah dianulirnya gol striker Soton, Charlie Austin. Wasit Simon Hooper menganggap bek Maya Yoshida terjebak offside terlebih dahulu.

"Untuk beberapa alasan Liga Inggris masih memasuki masa kegelapan. Saya pikir VAR harus segera diperkenalkan," ujar Hughes.

"Jujur saya terkejut Liga Inggris belum memperkenalkan VAR musim ini. Liga lain sudah memakainya dan beberapa olahraga lain juga sudah memakai video review," katanya menambahkan.

 

2 dari 2 halaman

Tak Kompeten

Mark Hughes
Manajer Soton, Mark Hughes. (AFP/Lindsey Parnaby)

Hasil imbang membuat Soton tertahan di posisi ke-17 klasemen. Mereka baru mengoleksi delapan poin dari 12 laga.

"Saya pikir wasit yang memimpin laga ini juga tak kompeten. Sangat sulit menerima karena baru beberapa kali memimpin laga di level teratas," ujarnya.

"Semua orang yang melihat laga itu pasti tahu kami tak layak menerimanya," ucapnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓