Singapura Siap Tempur lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

Oleh Aning Jati pada 05 Nov 2018, 12:30 WIB
Diperbarui 05 Nov 2018, 12:30 WIB
Hariss Harun
Perbesar
Hariss Harun (merah), wakil kapten timnas Singapura, yang sudah gabung timnas senior sejak usia 16 tahun. (AFP/Tang Chhin Sothy)

Jakarta - Piala AFF 2018 tinggal tiga hari lagi akan digelar. Di Grup B, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Singapura di laga pertama, Jumat (9/11/2018).

Pertandingan ini dimainkan di Stadion Nasional, Singapura, pada Jumat malam WIB.

Kapten Timnas Singapura, Hariss Harun, mengungkap kesiapan dirinya dan rekan satu tim meladeni lawan di Piala AFF 2018, termasuk Indonesia.

Apa yang diperoleh selama persiapan, khususnya selama 12 hari di J-Green Osaka, Jepang, serta rentetan uji coba internasional, menjadi bekal kuat tak hanya untuk melawan Indonesia namun juga dalam menjalani Piala AFF 2018 secara keseluruhan.

Sepulang dari Osaka pada Jumat petang (2/11/2018), Timnas Singapura proyeksi Piala AFF 2018 dalam situasi kondusif. Hariss Harun mengklaim, hubungan antarpemain kian akrab, pemain saling pengertian satu sama lain baik di dalam maupun luar lapangan.

Dari sisi teknis, Hariss Harun menyebut latihan serta tiga laga uji coba, termasuk melawan klub J1 League, yang dijalani di Osaka membuat pemain semakin memahami taktik maupun permainan yang hendak diusung pelatih Fandi Ahmad.

"Tantangan yang akan kami hadapi bakal sulit, tapi jika kami ingin mencapai sesuatu, kami harus melewati ujian berat itu dan membuat pengorbanan," kata Hariss.

 

2 dari 2 halaman

Banyak Pengorbanan

Menurut Harris, banyak dari mereka membuat banyak pengorbanan. "Inilah saatnya kami mencoba mendapatkan hasil bagus dari itu, tapi kami harus menyadari, satu-satunya cara kami mencapai itu adalah jika kami melakukannya secara bersama," imbuhnya.

Pemain berusia 27 tahun itu merendah dengan menyebut pesaing Timnas Singapura di Piala AFF 2018 termasuk Indonesia, memiliki kualitas lebih apik. Namun, sekali lagi ia menegaskan the Lions optimistis menghadapi setiap lawan.

"Secara teknis dan skill, banyak negara di wilayah ini yang lebih bagus dari kami pada saat ini. Tapi, jika kami jadi satu tim, jika kami jadi satu keluarga bersama, di dalam dan luar lapangan, saya pikir kami bisa menjadi sesuatu yang hebat," ujar pemain Johor Darul Ta'zim ini.

Sumber: FAS

Lanjutkan Membaca ↓