Selesai Jalani TC di Jepang, Timnas Singapura Percaya Diri Sambut Piala AFF 2018

Oleh Aning Jati pada 03 Nov 2018, 18:22 WIB
Diperbarui 03 Nov 2018, 18:22 WIB
Timnas Singapura
Perbesar
Timnas Singapura kembali ke negara asal setelah hampir dua pekan menggelar TC jelang Piala AFF 2018 di Osaka, Jepang. (Bola.com/Dok. FAS)

Kallang - Timnas Singapura diliputi kepercayaan diri jelang Piala AFF 2018. Satu di antaranya lantaran mereka baru saja membekali diri dengan menjalani pemusatan latihan (TC) di Osaka, Jepang, hampir dua pekan lamanya.

Timnas Singapura berada di Osaka sejak 22 Oktober. The Lions kembali ke Singapura pada Jumat petang (2/11/2018). 

Seperti dilansir dari situs resmi Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS), keceriaan dan kepercayaan diri menghiasi wajah-wajah pemain yang disiapkan untuk tampil di Piala AFF 2018.

TC dianggap membuahkan hasil, paling tidak sejauh ini. Pemain menjadi semakin dekat karena mereka hampir melakukan aktivitas secara bersama-sama. Kesolidan dan kekompakan antarpemain makin terbangun.

Seperti diketahui, pelatih Timnas Singapura interim, Fandi Ahmad, memadukan pemain-pemain muda dengan senior kaya pengalaman dalam tim asuhannya. TC ini menjadi momen pemain muda dan senior melebur.

"Saya merasa semuanya positif di sini. Latihan keras itu menu dari TC semacam ini, tapi itu juga tentang bagaimana kami menghabiskan waktu satu sama lain dan dengan staf. Kami makan bersama dan melakukan hampir semuanya bersama," kata Hariss Harun, kapten Timnas Singapura.

"Itulah mengapa TC semacam ini sangat penting. Tak hanya soal latihan di lapangan, tapi juga untuk kebersamaan, spirit tim. Saya rasa, penting buat kami untuk terus seperti ini," lanjutnya.

Bek sayap kanan Timnas Singapura, Zulqarnaen Suzliman, menambahkan ia dan rekan satu tim merasa bahagia setiap hari. Selain itu, ia juga senang karena mendapatkan bimbingan dari pemain senior yang seolah menjadi mentornya.

"Menjadi keistimewaan berada dalam ruangan sama dengan Baihakki Khaizan. Dia berbagi banyak pengalaman dan prestasinya selama 15, 16 tahun terakhir. Itu bagus buat saya karena saya bisa belajar banyak darinya," kata pemain 20 tahun itu.

"Lebih jauh, Khairul Amri, Gabriel Quak, dan pemain senior lainnya juga bicara dengan saya dan memberi saya motivasi, dan selalu mengatakan pada saya untuk memberikan yang terbaik," imbuh Zulqarnaen.

Progres dari sisi nonteknis ini diyakini jadi satu di antara modal penting untuk menjalani persaingan di Piala AFF 2018. Pada matchday pertama Grup B, Jumat (9/11/2018), Timnas Singapura akan menjamu Indonesia di Stadion Nasional. 

Sumber: FAS