Danurwindo Pingsan saat Mendampingi Latihan Timnas Indonesia

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 03 Nov 2018, 14:50 WIB
Diperbarui 03 Nov 2018, 14:50 WIB
Danurwindo
Perbesar
Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, memeriksa Danurwindo, yang pingsan usai memantau latihan di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Sabtu (03/11/2018). Danurwindo ambruk ketika tim dan ofisial melakukan sesi foto bersama. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Cikarang, - Latihan Timnas Indonesia pada training camp tahap akhir jelang Piala AFF 2018 pada hari kedua yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/11/2018), mendadak mencekam. Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, jatuh tak sadarkan diri seusai memantau sesi latihan.

Danurwindo hadir sejak pagi bersama pemain dan staf pelatih Timnas Indonesia. Pria berusia 67 tahun itu tampak dengan cermat memantau sesi latihan Evan Dimas dkk.

Menjelang akhir sesi latihan, Danurwindo ambruk ketika seluruh tim dan ofisial melakukan sesi foto bersama.

Situasi riang kemudian berubah mencekam saat Danurwindo tak sadarkan diri. Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, kemudian melakukan pertolongan pertama dan mengecek kondisi Danurwindo.

Kejadian mendebarkan itu berlangsung beberapa menit. Mobil kemudian masuk ke dstadion untuk melakukan evakuasi terhadap Danurwindo. Mantan pelatih Timnas Indonesia pada Piala AFF perdana itu kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menyebut Danurwindo menyambangi Cikarang sejak Jumat sore WIB (2/11/2018). Pihaknya sudah meminta agar Danurwindo beristirahat, namun mendapatkan penolakan dari yang bersangkutan karena ingin langsung menyaksikan sesi latihan Tim Merah-Putih.

"Saya juga minta doa dari teman-teman media untuk kesehatan beliau. Kondisi beliau dari beberapa hari yang lalu memang sudah mulai drop. Cuma semangat dari beliau yang luar biasa sejak datang kemarin," kata Kurniawan kepada wartawan.

"Kamu sudah menyarankan agar beliau beristirahat agar tidak kelelahan. Namun, kita semua tahu passion beliau yang luar biasa untuk Timnas Indonesia dan sepak bola Indonesia membuat dia memaksa datang. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," ujar Kurniawan.