Eriksson Bikin Filipina Pede Tatap Piala AFF 2018

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 01 Nov 2018, 20:40 WIB
Diperbarui 01 Nov 2018, 20:40 WIB
Piala AFF 2018
Perbesar
Negara peserta Piala AFF 2018. (Bola.com/Dody Iryawan)

Liputan6.com, Manila - Menggaet Sven-Goran Eriksson sebagai pelatih di Piala AFF 2018 jadi keputusan yang mengejutkan dari Timnas Filipina. Meski memiliki reputasi hebat, penunjukkan itu sangat mepet dengan laga perdana Filipina.

Timnas Filipina baru mengumumkan pengangkatan Eriksson pada Sabtu (20/10/2018), 20 hari sebelum laga perdana mereka di Piala AFF 2018. Eriksson memang pelatih dengan pengalaman segudang. Setidaknya, sudah 15 tim (negara dan klub) yang pernah ditangani pria berusia 70 tahun itu.

Tercatat, ia sukses mempersembahkan scudetto pertama Lazio setelah terakhir kali tampil sebagai kampiun pada Serie A 1973/1974. Selain itu, ia juga mempersembahkan dua trofi Coppa Italia, dua Piala Super Italia, satu Piala Winners, dan satu Piala Super Eropa. Kesuksesan itu yang membuatnya dinobatkan sebagai pelatih terbaik Serie A 1999/2000.

Tim-tim dengan nama besar juga sempat ditangani pria asal Swedia tersebut. Mulai dari Benfica, AS Roma, Timnas Inggris, Manchester City, Timnas Meksiko, hingga Pantai Gading. Namun, belum ada prestasi yang mampu dipersembahkan Eriksson saat menangangi timnas.

Kehadiran Eriksson yang membuat para pemain tim berjuluk Azkals itu optimistis menatap Piala AFF 2018. Hal itu diungkapkan Stephan Schrock, pemain veteran Filipina, Stephan Schrock saat menghadapi diri acara bertajuk Suzuki Cup Trophy Tour.

"Kami tidak takut siapapun, tapi kami menghormati semuanya. Kami percaya diri dengan persiapan dan pelatih baru. Kami memiliki peluang besar untuk memenangkan Piala AFF tahun ini," ujar Schrock, dilansir Manila Times.

 

2 dari 3 halaman

Ajang Persiapan

Salah satu bukti bahwa Filipina sudah siap untuk bersaing di Piala AFF 2018 adalah kesuksesan mereka menembus putaran final Piala Asia 2019. Ini adalah sejarah karena mereka baru pertama kali melaju hingga putaran final.

Karenanya, selain di Piala AFF 2018, Eriksson juga ditugaskan untuk mengawal Filipina di Piala Asia 2019. Sebelum Eriksson datang, Filipina pun sudah beberapa kali menjalani uji coba, termasuk dalam format turnamen. Hasilnya, mereka dua kali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah.

"Kami lolos ke Piala Asia pada Januari untuk kali pertama. Kami ingin menggunakan ini sebagai bagian dari persiapan kami, tapi kami juga ingin menang. Pastinya, trofi selalu jadi tujuan kami," timpal Manny Ott, gelandang Filipina.

 

3 dari 3 halaman

Jadwal Timnas Filipina di Piala AFF 2018

13/11/2018: Filipina vs Singapura

17/11/2018: Timor Leste vs Filipina

21/11/2018: Filipina vs Thailand

25/11/2018: Indonesia vs Filipina

Lanjutkan Membaca ↓