Mantan Bek Manchester United Incar Posisi Mourinho

Oleh Yus Mei Sawitri pada 31 Okt 2018, 19:58 WIB
Diperbarui 31 Okt 2018, 19:58 WIB
Jose Mourinho
Perbesar
Manajer Manchester United asal Portugal, Jose Mourinho. (AFP/Oli Scarff)

Jakarta - Mantan bek Manchester United, Jaap Stam, mengungkapkan impiannya untuk menangani klub berjuluk Red Devils tersebut. Secara tersirat, dia tertarik menggantikan Jose Mourinho jika manajer Portugal tersebut didepak dari klub. 

Stam, yang pernah menangani Reading, menghabiskan tiga musim di Manchester United. Dia termasuk dalam skuat yang memenangi Liga Champions pada 1999. 

Stam kehilangan pekerjaan sejak Maret setelah menelan hasil buruk bersama timnya di Championship. Di sisi lain, posisi Mourinho di Old Trafford sedang tertekan. 

Start MU pada musim ini jauh dari mengesankan. Setan Merah tercecer di peringkat delapan klasemen sementara Premier League dan telah tersingkir dari Carabao Cup setelah takluk dari Derby. Di Liga Champions, Mourinho juga baru mendulang satu kemenangan di Liga Champions.  

Stam tanpa ragu-ragu mengungkapkan impiannya untuk berkiprah di Old Trafford suatu saat nanti. 

"Saya berharap suatu saat nanti untuk menangani klub papan atas. Bukan hal mengagetkan jika Manchester United adalah klub impian saya," tegas Jaap Stam, seperti dilansir Manchester Evening News

 

 

2 dari 2 halaman

Komentar Rooney

Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney, juga ikut angkat bicara soal kekisruhan antara Jose Mourinho dan para pemainnya. Di saat banyak kritikan terarah kepada Mourinho, Rooney justru melontarkan sindiran kepada bintang-bintang Setan Merah. 

Ruang ganti Manchester United juga memanas. Beberapa pemain terlibat konflik dengan Mourinho, salah satunya Paul Pogba. 

"Tentu saja mereka sedang menjalani periode sulit, tapi Jose Mourinho sangat berpengalaman. Saya pikir beberapa pemain harus tampil sedikit lebih baik," kata mantan kapten MU itu kepada BBC, Selasa (31/10/2018).   

"Semoga mereka bisa mengubah perfrma, memenangi beberapa pertandingan dan tetap menjaga tekanan di puncak klasemen, dan kembali ke sana. Itulah yang ingin kami lihat," sambung dia. 

Sejak beberapa waktu lalu Mourinho dikabarkan kehilangan kendali di ruang ganti Manchester United. Muncul juga rumor para pemain sengaja bermain untuk memastikan Mourinho didepak. 

"Sepanjang pengalaman, saya tak pernah melihat atau mendengar pemain yang tak mau bermain hanya karena berselisih dengan manajer," urai Rooney.  

Pada akhir pekan lalu, Manchester United meraih hasil positif dengan mengalahkan Everton 2-1. Namun, hasil itu belum cukup bagi MU menembus ke papan atas klasemen sementara. 

Lanjutkan Membaca ↓