Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh, Mantan Atlet Balap Sepeda Ikut Jadi Korban

Oleh Marco Tampubolon pada 30 Okt 2018, 15:30 WIB
Diperbarui 30 Okt 2018, 15:30 WIB
Pencarian Lion Air JT 610 di Hari Kedua
Perbesar
Tim SAR mengevakuasi barang korban dan puing pesawat Lion Air JT 610 saat pencarian hari kedua di laut utara Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10). Pencarian korban Lion Air dilakukan dengan menyisiri Pantai Tanjung Pakis. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan atlet balap sepeda, Andrea Manfredi ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Pesawat tujuan Jakarta-Pangkal Pinang itu jatuh di perairan Tanjung Karawang, usai lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin 29 Oktober pukul 06.20 WIB.   

Pesawat Lion Air JT610 membawa 189 penumpang. Pilot sempat meminta untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya jatuh ke laut. Saat ini proses pencarian korban masih terus dilakukan. Sejauh ini, belum juga ditemukan tanda-tanda korban yang selamat. 

Selain berasal dari dalam negeri, sejumlah pemumpang juga merupakan warga negara asing, termasuk Manfredi. Seperti dilansir cyclingnews.com, Manfredi pernah merebut tempat ketiga ajang balap sepeda tahunan di Tialia, Giro della Valle d'Aosta 2012. 

Warga Tuscany itu kemudian melanjutkan kariernya ke jenjang profesional dan bergabung dengan Ceramica Flaminia, 2013 sebelum memperkuat Bardiani-CSF pada tahun 2014 dan 2015. Terakhir, dia bergabung dengan tim amatir Palazzago 2016. Setelah pensiun, Manfredu kemudian membuka perusahaan peralatan komputer sepeda bernama Sportek.

Mantan Tim Berduka

Mantan pembalap sepeda asal Italia, Andrea Manfredi
Perbesar
Mantan pembalap sepeda asal Italia yang ikut jadi korban pesawat Lion Air JT610, Andrea Manfredi (cyclingnews.com)

Menteri Luar Negeri Italia telah memastikan Manfredi sebagai salah satu penumpang Lion Air JT610. Mantan timnya, Bardiani-CSF, juga sudah mengucapkan rasa belasungkawa mereka. 

"Bardiani-CSF telah mengetahui lewat media kalau Andrea Mandfredi, mantan pembalap profesional yang mengenakan jersey kami pada tahun 2014-15, ikut menjadi korban meninggal dunia dari tragedi udara di Indonesia," bunyi pernyataan resmi Bardiani. 

"Manajemen, atlet, dan staf, serta sponsor tim ikut berduka cita kepada keluarga dan orang-orang terkasih Andrea. Ingatan akan orang yang serius dan sangat mencintai olahraga bakal tetap bertahan di pikiran semua orang yang pada tahun-tahun ini punya keberuntungan bisa mengenalnya (Andrea Manfredi). Selamat jalan Andrea," lanjutan pernyataan Bardiani. 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓