Lawan Qatar, Suporter Timnas Indonesia U-19 Lebih Ramai

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 21 Okt 2018, 19:10 WIB
Diperbarui 21 Okt 2018, 19:10 WIB
Suporter Timnas Indonesia U-19 (Ahmad Fawwaz Usman / Liputan6.com)
Perbesar
Suporter Timnas Indonesia U-19 (Ahmad Fawwaz Usman / Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Antusiasme masyarakat yang ingin memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia U-19 kini mulai terlihat. Melawan Qatar, Minggu (21/10/2018), suportet yang hadir di stadion terlihat lebih ramai.

Timnas Indonesia U-19 menjalani matchday kedua Grup A Piala AFC U-19 melawan Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ini adalah laga yang bisa jadi batu loncatan Indonesia untuk segera mengamankan tiket 8 Besar Piala AFC U-19.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-19 telah mengantongi modal bagus berkat kemenangan 3-1 atas Chinese Taipei, Kamis (18/10/2018). Tiga gol kemenangan disumbangkan Egy Maulana Vikri di menit ke-50 dan Witan Sulaiman ke-70, ke-89.

Sayang, saat itu dukungan suporter untuk Timnas Indonesia U-19 terlihat cukup minim. Dari kapasitas 77.193, penonton yang memenuhi tribun hanya sekitar 11 ribuan. Pemandangan berbeda pun terlihat saat melawan Qatar di mana hampir semua sisi tribun terisi penuh, khususnya di dua tribun belakang gawang.

Wajar jika dukungan untuk anak asuh Indra Sjafri itu kini lebih besar. Jika melawan Chinese Taipei digelar pada hari kerja, laga melawan Qatar justru dihelat di akhir pekan. Masyarakat pun bisa mengisi waktu luangnya untuk datang ke SUGBK.

 

2 dari 2 halaman

Laga Penentuan

Suporter Timnas Indonesia U-19 (Ahmad Fawwaz Usman / Liputan6.com)

Selain itu, ini juga jadi laga yang cukup menentukan bagi Indonesia. Jika meraih tiga poin, secara otomatis skuat Garuda Nusantara akan mengantongi tiket 8 besar. Satu tiket lain sebagai wakil Grup A sudah jadi milik Uni Emirat Arab yang menang 2-1 atas Qatar dan 8-1 atas Chinese Taipei.

Karenanya, Indra Sjafri menurunkan kekuatan penuh di laga melawan Qatar. Dua pemain kunci saat melawan Chinese Taipei, Egy Maulana dan Witan, dimainkan sejak menit awal.

Sebelum laga dimulai, seluruh isi stadion juga diminta untuk mengheningkan cipta sejenak. Aksi one minute silence ini ditujukan untuk daerah-daerah Indonesia yang sedang tertimpa bencana, termasuk Palu.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓