Scholes: Mourinho Tak Punya Rencana Jelas di MU

Oleh Adyaksa Vidi pada 18 Okt 2018, 08:30 WIB
Diperbarui 18 Okt 2018, 10:17 WIB
Manchester United, Valencia, Liga Champions

Liputan6.com, Manchester - Paul Scholes heran dengan sikap Jose Mourinho yang selalu mengeluh di MU. Apalagi tak hanya pemain, The Special One juga kerap mengkritik semua elemen tim ke publik.

MU belum tampil konsisten musim ini. Mereka masih terjebak di papan tengah Liga Inggris.

Selain itu MU juga sudah terhenti di ajang Piala Liga Inggris. Performa di Liga Champions pun masih belum konsisten.

Sayangnya Jose Mourinho seperti tak terima dijadikan kambing hitam. Dia justru kerap memojokkan penampilan pemain yang dianggap tidak dalam performa terbaik.

Bahkan saat MU kalah lawan West Ham United dua pekan lalu, Mourinho justru menyindir tim pemandu bakat MU. Ia lebih memilih memuji tim pemandu bakat The Hammers yang sukses menemukan Issa Diop.

 

 

2 of 3

Komentar Scholes

Manchester United, Valencia, Liga Champions
Striker Manchester United, Romelu Lukaku, melepaskan tendangan ke gawang Valencia pada laga Liga Champions di Stadion Old Trafford, Selasa (2/10/2018). Manchester United ditahan 0-0 oleh Valencia. (AP/Jon Super)

"Saya tidak suka dengan cara Mourinho memuji tim pemandu bakat West Ham. Apalagi dia sampai mengucapkan selamat yang berlebihan," kata Scholes seperti dilansir Manchester Evening News.

"Jika saya sebagai tim pemandu bakat MU, maka saya akan serang balik Mourinho. Bagaimana bisa kami bekerja jika tiap pekan Mourinho mengubah strateginya," kata Scholes geram.

"Apa rencana Mourinho pada timnya tidak jelas. Jadi menemukan pemain bagus merupakan hal yang mustahil bagi tim pemandu bakat MU."

3 of 3

Berhenti Mengeluh

Manchester United, Brighton & Hove Albion, Premier League
Ekspresi pelatih Manchester United, Jose Mourinho saat memimpin timnya melawan Brighton pada lanjutan Premier League di Old Trafford, Manchester,(25/11/2017). Manchester United menang tipis 1-0. (Martin Rickett/PA via AP)

Di sisi lain Scholes juga ingin Mourinho berhenti mengeluh setiap timnya kalah.

"Jika dia berpikir, para pemain itu tak cukup bagus, maka latih mereka dan buat mereka menjadi lebih baik. Sepertinya mereka kehilangan hal terpenting untuk klub sepak bola, yaitu apa yang terjadi di lapangan," kata Scholes.

Lanjutkan Membaca ↓