Pembuktian Murid Rossi, Yamaha Siap Tempur di ARRC Seri 5 Sentul

Oleh Defri Saefullah pada 11 Okt 2018, 13:00 WIB
M Faerozi

Liputan6.com, Jakarta - Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) sudah siap tempur untuk menghadapi Kejuaraan Balap Motor Asia (ARRC) seri 5 di Sirkuit Sentul, Bogor, 12-13 Oktober 2018. Ini menjadi seri yang penting bagi YRI yang akan tampil di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Underbone 150 (UB150) untuk meraih poin maksimal.

Tampil di kandang sendiri, para rider YRI yang dikomandoi Wahyu Rusmayadi sebagai manajer tim dipastikan terpacu untuk mengejar hasil terbaik. Penonton juga memberi efek psikologis buat pembalap yang sudah tahu dengan karakter sirkuit Sentul.

YRI akan mengandalkan Richard Taroreh dan M Faerozi di ARRC seri 5 nanti. Mereka semua sudah siap bertempur untuk meningkatkan peringkat klasemen sementara kategori Asia Production 250 (AP250). Perfoma tangguh Yamaha YZF-R25 akan kembali dibuktikan di trek Sentul yang notabene memiliki panjang 3,965 km.

"Untuk persiapan ARRC Sentul, saya sudah lebih siap untuk hadapi race sabtu-minggu nanti. Saya sudah persiapakan semua, dan tim juga sudah mempersiapkan semuanya. Untuk seri ini saya lebih yakin dan optimis, saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk seri laga kandang minggu ini. Mohon doa dan dukungannya," kata Richard seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Sedangkan M Faerozi, pembalap muda yang baru saja berguru di akademi milik Valentino Rossi, juga sudah siap memberikan yang terbaik. Dia akan memanfaatkan ilmu yang didapatkan pada program Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp 6 di Italia.

 

 

2 of 3

Lebih Matang

Richard Taroreh
Richard Taroreh memperbaiki catatan waktu di tes ARRC Thailand (istimewa)

Banyak pelajaran sehubungan peningkatan skill balap dan fisik yang diperoleh M Faerozi, akrab disapa Faeroz yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur. ARRC 2018 Sentul akan menjadi media pembuktiannya.

"Home race bagi saya sangat penting. Jadi saya mempersiapkan dengan sangat matang untuk bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya dan bisa berbuah hasil itu target saya, yang salah satunya saya mempersiapkan fisik, mental dan latihan. Saya akan berusaha keras di home race ini dan semoga bisa memdapatkan hasil yang baik," kata Faeroz.

Disamping itu, duet tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery, Rafid Topan dan Anggi Setiawan akan memperkuat kesolidan Yamaha Indonesia. Catatan penting saat seri ke-4 ARRC 2018 India lalu (4-5 Agustus), Rafid Topan dapat merenggut podium ke-3 dan juara pada masing-masing race AP250 yang digelar. Prestasi yang patut diapresiasi.

Nama Rafid Topan sudah begitu berpengalaman ketika berbicara sepak-terjangnya di lintasan Sentul. Saat ini Rafid Topan berada di urutan ke-4 dalam klasemen sementara AP250.

Termasuk grafik prestasi pelaga muda Anggi Setiawan yang terus memberikan kemajuan. Racer asal Palu, Sulawesi Tengah ini berada di posisi ke-9 dalam klasemen sementara AP250. Mereka semua akan bahu-membahu mengharumkan nama Indonesia.

3 of 3

Kans Wahyu Aji

Pembalap Wahyu Aji
Pembalap Yamaha Indonesia, Wahyu Aji (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 cc, pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana yang membesut pacuan Yamaha MX King akan berusaha keras meraih poin maksimal. Runner-up UB130 ARRC 2017 ini ingin menambah pundi poin sehingga menjaga kansnya dalam perebutan juara umum UB150 di seri final ARRC 2018 Buriram, Thailand pada awal Desember nanti (1-2 Desember).

“Saya selalu punya semangat lebih jika ARRC di home race karena riuh dan dukungan penonton. Semua lawan memang kuat, tapi saya persiapkan ini jauh hari, semoga bisa meraih kemenangan yang maksimal," ucap Wahyu Aji Trilaksana yang saat ini ada di posisi ke-4 dalam klasemen sementara UB150.

Potensi dan peluang untuk menggeser urutan ke-2 dan ke-3 sangat terbuka bagi racer asal Ajibarang, Banyumas. Mengingat persaingan dalam 2 race UB150 memperebutkan total 50 poin. Kekuatan tim YRI akan diperkuat pembalap wild-card, yaitu Wahyu Nugroho yang selama ini fokus di Kejuaraan Nasional Motoprix 2018 Region.

Pembalap asal Boyolali yang berusia 13 tahun ini memliki prestasi diposisi ke-3 klasemen sementara pada kelas Pemula A MP3 (150 cc) dan ke-1 klasemen sementara Pemula B MP5 (150 cc) bersama tim Yamaha Bahtera.

Disamping itu, kekuatan tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory yang dimotori Sandy Agung selaku pemilik tim akan kembali hadir setelah absen di ARRC 2018 India. Duet Gupita Kresna dan Syahrul Amin akan berusaha maksimal untuk memperbaiki peringkat ke-7 dan ke-9 dalam klasemen sementara UB150. Sebelumnya, Gupita Kresna dapat meraih podium juara dan ke-3 dalam dua race ARRC Jepang (2-3 Juni).

 

Lanjutkan Membaca ↓