Lawan Australia, Timnas U-16 Ingin Maksimalkan Bola Mati

Oleh Liputan6.com pada 30 Sep 2018, 12:45 WIB
Diperbarui 30 Sep 2018, 12:45 WIB
Piala AFC U-16 2018, Timnas Indonesia U-16
Perbesar
Timnas U-16 Indonesia sudah siap tempur lawan Australia (PSSI)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini sudah menyiapkan strategi agar bisa kalahkan Australia di perempat final AFC U-16, Senin (1/10/2018) besok. Timnas U-16 disebutnya akan maksimalkan permainan bola mati saat menghadapi Australia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dia berkaca kepada tiga laga yang sebelumnya dilakoni Timnas U-16. Dimana dari semua gol yang diciptakan, tak satupun berasal dari situasi bola mati baik tendangan sudut maupun tendangan bebas.

"Itu menjadi catatan dan kami akan mengevaluasi itu. Banyak peluang melalui set piece yang terbuang percuma," ujar Fakhri seperti dikutip antara.

Menghadapi Australia yang dinilainya sebagai tim kuat dan solid baik dalam kondisi bertahan maupun menyerang, Fakhri menegaskan skuatnya harus bisa memanfaatkan setiap celah untuk menciptakan kesempatan, termasuk lewat bola-bola mati.

Mental ketika menghadapi bola mati juga penting dipoles ulang bagi Timnas U-16, mengingat pemenang pertandingan perempat final Piala Asia U-16 akan segera ditentukan lewat adu penalti jika kedudukan tetap imbang hingga waktu normal 2x45 menit usai.

"Kemungkinan adanya adu tendangan penalti itu akan kami antisipasi," kata Fakhri.

 

2 dari 2 halaman

Tak Ada Pengawalan Khusus

Timnas Indonesia U-16
Perbesar
Timnas U-16 (AFC)

Fakhri juga mengaku tidak berniat menerapkan strategi pengawalan khusus terhadap pemain tertentu dari Australia. Soalnya hampir semua pemain Australia berbahaya.

Kendati menyadari laga akan berjalan alot, pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan semua pemainnya dalam kondisi siap tempur untuk babak perempat final dan meyakini perbedaan postur tinggi badan bukan masalah.

"Saya kira tinggi badan tidak berpengaruh di laga itu. Badan mereka lebih menjulang, tetapi anak-anak sudah terbiasa karena lawan kami sebelumnya Iran dan India juga berpostur tinggi. Jadi bukan fisik, tetapi kepercayaan diri dan terutama percaya teman lebih menentukan di pertandingan besok," kata dia.

Indonesia bakal menghadapi Australia pada Senin (1/10) mulai pukul 16.30 waktu Malaysia atau 17.30 WIB. Pemenang pertandingan bukan saja berhak ke semifinal, tetapi juga memperoleh tiket ke putaran final Piala Dunia U-17 2019.

Lanjutkan Membaca ↓