Final Korea Open 2018: Tommy Sugiarto Harus Akui Keunggulan Tien Chen

Oleh Windi.Wicaksono pada 30 Sep 2018, 09:49 WIB
Diperbarui 30 Sep 2018, 09:49 WIB
Tommy Sugiarto
Perbesar
Tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto (kanan), saat melawan wakil Taiwan, Chou Tien Chen. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Seoul - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, harus mengakui keunggulan wakil Taiwan, Chou Tien Chen di final Korea Open 2018, Minggu (30/9/2018) di Seoul. Tommy kalah dua set langsung.

Tien Chen sukses menundukkan Tommy dengan 21-13 dan 21-16 di partai puncak tunggal putra Korea Open 2018. Tommy tak mampu meredam dominasi unggulan keempat di Korea Open 2018 tersebut.

Tommy sendiri berstatus sebagai unggulan kedelapan dalam turnamen ini. Di semifinal, Tommy menyingkirkan tunggal putra Indonesia lainnya, Jonatan Christie.

Harus puas di posisi runner up Korea Open 2018, Tommy berhak mengantongi hadiah Rp 337 juta. Sementara itu, Tien Chen meraup Rp 666 juta usai menjuarai salah satu BWF World Tour Super 500 itu.

Di set pertama, kejar-mengejar poin sempat terjadi dalam awal pertandingan hingga skor 8-8. Tapi, Chou Tien Chen perlahan meninggalkan poin Tommy hingga mencapai 18-10.

Tommy kesulitan mengejar perolehan poin lawannya itu. Tien Chen semakin percaya diri sekaligus memenangi set pertama dengan 21-13 atas Tommy Sugiarto.

2 dari 2 halaman

Set Kedua

Jatuh Bangun Tommy Sugiarto Taklukkan Pebulu Tangkis China Taipei
Perbesar
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Tommy Sugiarto . (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Tommy berupaya membalas kekalahan di set pertama dengan bermain lebih menekan di set kedua. Tien Chen memimpin 4-1, dan terus memimpin atas Tommy sampai 7-3.

Perlahan Tommy mengejar hingga menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Namun, Tien Chen mampu unggul lagi 13-9 dan terus menjadi 15-11.

Perlawanan Tommy benar-benar bisa diredam oleh finalis perorangan cabang olahraga bulu tangkis Asian Games 2018. Tommy takluk 16-21 dari Tien Chen.

Lanjutkan Membaca ↓