Dani Pedrosa Ungkap Masalah Besar Penyebab Belum Menang di MotoGP

Oleh Defri Saefullah pada 14 Sep 2018, 06:00 WIB
Diperbarui 14 Sep 2018, 06:00 WIB
Dani Pedrosa
Perbesar
Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa menghadiri sesi konferensi pers jelang MotoGP Jerman di Hohenstein-Ernstthai, Kamis (12/7). Keputusan pensiun akan menyudahi 18 tahun perjalanan karier Pedrosa sebagai pebalap profesional. (Jan Woitas/dpa via AP)

Liputan6.com, Misano - Dani Pedrosa sedang menjalani musim terburuk dalam kariernya di MotoGP. Hingga menyisakan 6 seri tersisa di MotoGP, Pedrosa belum juga berhasil meraih kemenangan.

Padahal sejak 2002 lalu, Pedrosa belum sekalipun absen menang (minimal sekali) dalam satu musim. Musim ini sepertinya berjalan begitu buruk bagi Pedrosa.

Dia menjalani musim 'kering' terpanjang dalam kariernya. Saat ini, Dani Pedrosa sudah 12 seri tak mampu meraih podium sepanjang bergulirnya MotoGP 2018.

Dani Pedrosa pun mengungkapkan masalah besar yang dihadapinya musim ini. Pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan ada dua masalah yang dihadapi.

Masalah itu harus dipecahkan secara berbarengan karena memengaruhi hasil balapan secara keseluruhan.

 

 

2 dari 3 halaman

Komentar Pedrosa

MotoGP, Dani Pedrosa
Perbesar
Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa mampu mengatasi keterbatasan fisiknya untuk tetap kompetitif di MotoGP. (Twitter/Repsol Honda)

Pedrosa sudah menjalani 12 seri balapan di MotoGP 2018. Hasil terbaik yang diraihnya yaitu dua kali posisi lima.

"Saya butuh kecepatan di tikungan dan akselerasi. Itu harusnya jalan bersamaan," ujar Pedrosa seperti dikutip crash.

"Kalau saya bandingkan motor dengan Yamaha dan Suzuki atau Honda, saya masih butuh setelan lebih baik untuk meraih kecepatan bagus di tikungan

"Itulah yang kami cari di setiap pekan, tapi sepertinya kami kesulitan untuk menemukan keseimbangan yang benar. Saya harus membuat gaya balap saya lebih efektif," katanya, menambahkan.

3 dari 3 halaman

Terlalu Jauh

Dani Pedrosa
Perbesar
Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa menghadiri sesi konferensi pers jelang MotoGP Jerman di Hohenstein-Ernstthai, Kamis (12/7). Pedrosa yang kini berusia 32 tahun akan digantikan oleh Jorge Lorenzo pada musim depan. (AFP/dpa/Jan Woitas/Germany OUT)

Pedrosa merasa masih terlalu jauh dari pembalap terdepan di MotoGP 2018 musim ini. Di MotoGP San Marino dimana dia finis di posisi ke-6, dia masih terpaut 0,7 detik dari pembalap terdepan.

"Buat saya main di sirkuit manapun tak masalah, yang bermasalah itu setelan motor...Jadi kami akan tunggu di Aragon apakah kami bisa mengubah sesuatu menjadi benar," ucapnya.

Lanjutkan Membaca ↓