Pengakuan Pegawai Silverstone tentang Pembatalan MotoGP Inggris

Oleh Liputan6.com pada 28 Agu 2018, 17:25 WIB
Diperbarui 28 Agu 2018, 17:25 WIB
MotoGP

Liputan6.com, Jakarta Batalnya balapan MotoGP Inggris akhir pekan lalu telah memunculkan banyak cerita. Terbaru adalah mengenai pengakuan pegawai Sirkuit Silverstone, Stuart Higgs, yang menyatakan telah menyiapkan para stafnya untuk mengamankan balapan bila digelar Senin (27/8/2018).

Layanan staf yang dimaksud Higgs terdiri dari 280 petugas marshal, 30 dokter dan paramedis, 12 ambulans, serta helikopter medis. Kebanyakan dari mereka bersedia bekerja dengan sukarela alias tidak dibayar. 

"Saya memiliki petugas inti, lebih dari 280 marshals, 30 dokter dan paramedis, 12 ambulans, dan helikopter medis," beber Higgs dikutip dari Bikesportnews, Selasa (28/8/2018).

"Semua sudah dikonfirmasi dalam satu jam setelah diminta apakah mereka bisa bekerja di hari Senin jika dibutuhkan," tambah Higgs.

Namun skenario yang telah disiapkan pihak Silverstone hanya jalan ditempat. Pasalnya, beberapa manajer tim tidak mau penjadwalan balapan digeser hari Senin, sebab tidak ada yang bisa menjamin kondisi cuaca akan cerah.

(David Permana)

Saksikan juga video menarik di bawah ini: