Asian Games 2018: Atlet India Sebut Suporter Indonesia Juara Dunia

Oleh Adyaksa Vidi pada 26 Agu 2018, 11:20 WIB
Diperbarui 26 Agu 2018, 11:20 WIB
Jelang Final Bulu Tangkis Beregu Putra, Suporter Serbu Istora Senayan
Perbesar
Calon penonton antre untuk masuk menyaksikan laga final Bulutangkis Beregu Putra di Istora Senayan Jakarta, Rabu (22/8). Laga final bulu tangkis beregu putra mempertemukan Indonesia melawan China. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Tampil dalam Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang menjadi tantangan bagi para atlet dari negara peserta. Mereka menilai atmosfer bermain di Indonesia, terutama Istora Gelora Bung Karno, Senayan, harus diatasi secara khusus.

Pengalaman ini disampaikan oleh dua tunggal putri asal India, PV Sindhu dan Saina Nehwal. Meski kerap bermain di turnamen internasional dengan level tinggi, bukan berarti mudah menang di Indonesia.

Pada babak kedua tunggal putri, Sindhu dan Saina bertemu atlet Indonesia. Namun, mereka mampu menang dan lolos ke perempat final Asian Games 2018.

"Saya menilai suporter badminton di sini nomor satu di dunia. Setiap tahun saya bermain di sini dan rasanya selalu sama," kata Sindhu seperti dilansir The Indian Express.

"Saat melawan atlet tuan rumah, saya harus lebih bersabar dan bersiap menghadapi tekanan. Intinya saya tidak boleh gugup," ujar Sindhu menambahkan.

 

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

2 dari 3 halaman

Komentar Saina

Jelang Final Bulu Tangkis Beregu Putra, Suporter Serbu Istora Senayan
Perbesar
Calon penonton antre untuk masuk menyaksikan laga final bulu tangkis beregu putra di Istora Senayan Jakarta, Rabu (22/8). Laga final bulu tangkis beregu putra mempertemukan Indonesia melawan China. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Hal senada juga diungkapkan Saina. Namun pebulutangkis nomor 10 dunia itu mengaku senang bisa bermain di Indonesia.

"Di sini fans sangat gila, seperti di sepak bola atau kriket di India. Terkadang kita bisa terus kehilangan poin saat suporter memberikan tekanan," ujar Saina.

"Tetapi saya senang bisa mengatasi tekanan suporter. Namun di sini saya juga sering mendapat dukungan saat melawan pebulu tangkis Tiongkok," kata Saina antusias.

3 dari 3 halaman

Ingin Medali

Meski demikian Saina berharap bisa meraih medali di Asian Games 2018.

"Asian Games event empat tahun sekali. Tidak mudah untuk menang karena ada ekspektasi tinggi setiap Anda bermain. Mental sangat bermain di sini."

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓