6 Fakta Menarik Sambut MotoGP Ceko

Oleh Liputan6.com pada 04 Agu 2018, 17:30 WIB
Diperbarui 04 Agu 2018, 17:30 WIB
MotoGP

Liputan6.com, Brno - Balapan motor Republik Ceko bakal menandai gelaran MotoGP paruh kedua musim 2018. Ini merupakan edisi ke-31 Sirkuit Brno menggelar balapan grand prix balap motor.

Sirkuit Brno tidak mengalami banyak perubahan untuk balapan MotoGP. Terakhir kali modifikasi dilakukan pada 1996 ketika pihak penyelenggara memperpanjang lintasan dari 5,3 km menjadi 5,4 km.

Ini akan menjadi balapan yang sangat spesial untuk sebagian pembalap. Marc Marquez misalnya, dia akan menandai balapan ke-100 sepanjang kariernya di lintasan yang memiliki 14 tikungan tersebut.

Artinya, kemenangan menjadi hal yang tidak bisa ditawar oleh Marquez. Pasalnya, dia bisa memperlebar jarak dengan pesaing terdekatnya yakni Valentino Rossi.

Rossi sendiri tidak boleh membiarkan Marquez mendominasi Sirkuit Brno. Pembalap berjulukan The Doctor pun bertekad merebut kemenangan agar jarak poin di klasemen MotoGP tidak semakin menjauh. 

2 dari 3 halaman

6 Fakta Menarik

Sirkuit Brno
Sirkuit Brno, tuan rumah balapan MotoGP Republik Ceska yang menjadi favorit pebalap dan fans karena berkarakter cepat serta memiliki pemandangan indah. (Michelin)

Berikut 6 Fakta Menarik Jelang MotoGP Ceko:

1. Sirkuit Brno merupakan salah satu trek yang telah menggelar balapan grand prix terbanyak. Posisi pertama masih dipegang Belanda

2. Sejak Brno diperkenalkan pada kelas MotoGP tahun 2002, Honda menjadi tim pabrikan tersukses dengan merebut delapan kemenangan. Termasuk dua kemenangan terakhir yang dicetak Cal Crutchlow (2016) dan Marc Marquez (2017).

3. Yamaha telah mencetak enam kemenangan di MotoGP Brno. Sementara Ducati telah dua kali memenangkan balapan di Brno. Podium terakhir untuk pembalap Ducati di Brno dicetak Casey Stoner (ketiga) pada tahun 2010.

 

3 dari 3 halaman

Balapan ke-100

4. Marc Marquez bakal menjalani balapan grand prix ke-100

5. Andrea Dovizioso bakal menjalani balapan grand prix ke-100 bersama tim Ducati Corse

6. Valentino Rossi hanya membutuhkan enam poin untuk menggenapi torehan 6.000 poin. Jika berhasil dia akan ditetapkan sebagai pembalap pertama yang sukses mencetak poin terbanyak.

(David Permana)

Lanjutkan Membaca ↓