Lorenzo Dukung Rossi Juara Dunia MotoGP 2019

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 03 Agu 2018, 07:00 WIB
Diperbarui 03 Agu 2018, 07:00 WIB
Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, MotoGP
Perbesar
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saling berjabat tangan pada sesi konferensi pers MotoGP Italia. (Twitter/MotoGP)

Liputan6.com, Brno - Ingin kembali jadi juara dunia MotoGP adalah salah satu alasan Valentino Rossi belum mau memutuskan pensiun. Bahkan, tanpa ragu pembalap berusia 39 tahun itu memperpanjang kontrak dengan Yamaha hingga 2020.

Di usia yang sudah menginjak 38 tahun, Rossi tengah berpacu dengan waktu dalam kiprahnya sebagai pembalap MotoGP. Meski performanya masih memukau semua pihak, cepat atau lambat akan tiba saatnya pembalap Movistar Yamaha itu pensiun dari kariernya sebagai pembalap.

Sayang, selama ini Rossi sudah gagal dalam tiga kesempatan menjadi juara dunia MotoGP. Buktinya ia hanya sanggup menjadi runner-up dalam tiga musim terbaiknya. Ia dua kali kalah dari Marc Marquez dan sekali dari Jorge Lorenzo.

Peluang terbesarnya didapat pada MotoGP 2015. Sayang, perseteruannya dengan Marc Marquez membuat dirinya harus mengakui keunggulan lima poin Lorenzo di akhir musim. Meski begitu, Lorenzo yakin akan ada saatnya di mana The Doctor kembali tampil sebagai juara dunia. Bahkan, ia yakin hal itu bisa terwujud di musim 2019.

"Saya pikir ia bisa memenangkan gelar ke-10 tahun depan atau satu tahun setelah itu. Itu tidak bergantung padanya. Tapi di Yamaha, ia seperti Peter Pan, selalu berusia 20 tahun," ujar Lorenzo, pembalap Ducati, dikutip Tuttomotoriweb.

 

2 dari 3 halaman

Puji Rossi

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi
Perbesar
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi saat jadi rekan setim di Yamaha. (AFP)

Lorenzo bicara bukan tanpa alasan. Ia tentu mengenai betul bagaimana kualitas Rossi di lintasan. Maklum, ia sempat jadi rekan setimnya dalam dua periode Rossi di Yamaha, yakni pada 2004-2010 dan 2013-2016.

"Berada satu tim bersama Vale membantu saya. Ia cerdas dan sangat pandai mengeksploitasi semua bakatnya. Dibutuhkan komitmen besar, tapi itu tidak bisa ditiru, ia unik. Valentino adalah warisan kejuaraan dunia," jelas Lorenzo.

Ya, setidaknya Rossi masih memiliki kesempatan untuk merebut gelar ke-10 pada musim 2019 dan 2020. Namun, itu juga tergantung pada bagaimana Yamaha memecahkan persoalannya saat ini. Faktanya, sudah setahun lebih mereka tak meraih podium juara.

 

3 dari 3 halaman

Rapor Rossi di Semua Kelas

125 cc

Balapan: 30

Menang: 12

Podium: 15

Pole: 5

Fastest lap: 9

Poin: 432

 

250cc

Balapan: 30

Menang: 14

Podium: 21

Pole: 5

Fastest lap: 11

Poin: 510

 

MotoGP

Balapan: 313

Menang: 89

Podium: 195

Pole: 55

Fastest lap: 75

Poin: 5032

Lanjutkan Membaca ↓