Piala AFF U-19: Witan Sulaeman, Pengubah Permainan Timnas Indonesia

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 10 Jul 2018, 17:45 WIB
Diperbarui 10 Jul 2018, 17:45 WIB
Witan Sulaeman (Timnas Indonesia U-19)
Perbesar
Witan Sulaeman saat duel Indonesia vs Thailand di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (9/7/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Liputan6.com, Sidoarjo - Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan 1-2 dari Thailand dalam pertandingan terakhir di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (9/7/2018). Namun di balik kekalahan tersebut, Witan Sulaeman layak mendapat pujian.

Timnas Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Thailand di laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 2018. Matee Sarakum berhasil dua kali menjebol gawang tim asuhan Indra Sjafri yang dikawal Muhammad Aqil Savik pada menit ke-40 dan 50'. Namun, di menit-menit akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-83, Indonesia menipiskan skor melalui gol yang dicetak Rifad Marasabessy.

Timnas Indonesia U-19, yang di babak pertama terus mendapatkan gempuran dari serangan-serangan Thailand, mampu bangkit dan menyerang balik. Masuknya Witan Sulaeman menggantikan Aji Kusuma pada awal babak kedua, terasa tak langsung memberikan perubahan signifikan.

Tak bisa dimungkiri, Witan Sulaeman terus berada di posisi yang bagus saat memulai serangan Tim Garuda Nusantara. Tak terkecuali ketika gol Rifad Marasabessy tercipta. Witan juga berkontribusi cukup besar dalam proses gol tersebut.

Rifad yang mendapatkan bola liar langsung menyodok maju dan memberikan bola kepada Witan yang langsung mengalirkannya lagi kepada gelandang serang Timnas Indonesia U-19 , Todd Rivaldo Ferre di dalam kotak penalti, dan langsung menembak bola yang membentur tiang gawang.

 

2 dari 3 halaman

Kontribusi Witan

Witan Sulaeman (Timnas Indonesia U-19)
Perbesar
Pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, dijaga pemain Singapura saat matchday kedua penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Beruntung, Rifad yang menjadi sosok pengawal serangan itu tetap maju ke depan gawang dan menyambut bola rebound untuk mencetak gol.

Kontribusi Witan Sulaeman dalam pertandingan kontra Thailand memang tak bisa dipandang sepele. Pemain berusia 16 tahun itu kerap membuat pemain Thailand kewalahan mengantisipasi pergerakannya ketika membangun serangan atau bahkan membuat peluang untuk mencetak gol.

3 dari 3 halaman

Thailand Juara Grup

Kemenangan ini menempatkan Timnas Thailand U-19 sebagai juara Grup A. Berikutnya, mereka akan melawan runner-up Grup B yang masih belum ditentukan karena akan melangsungkan laga terakhir, Selasa (9/7/2018).

Sumber: Bola.com

Lanjutkan Membaca ↓