Indonesia Open 2018: Tommy Gugur, Tunggal Putra Indonesia Habis

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 06 Jul 2018, 15:12 WIB
Diperbarui 06 Jul 2018, 15:12 WIB
Tommy Sugiarto, Indonesia Open 2018

Liputan6.com, Jakarta - Peluang Indonesia merebut gelar juara Indonesia Open 2018 di sektor tunggal putra sudah tertutup rapat. Hal itu ditandai dengan kekalahan Tommy Sugiarto dari Kento Momoto, Jumat (6/7/2018).

Pada babak perempat final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan itu, Tommy memang tak mampu memberikan perlawanan. Cedera yang didapatnya saat menyingkirkan Chou Tien Chen (Taiwan) memang benar-benar memengaruhi permainannya.

Alhasil, tak ada lagi wakil Indonesia di sektor tunggal putra karena Anthony Sinisuka Ginting sudah lebih dulu disingkirkan Momota di babak kedua. Sampai saat ini, wakil Indonesia yang telah memastikan tiket semifinal hanya Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Di sisi lain, ini juga jadi kemenangan keempat Momota atas Tommy dalam tujuh pertemuan. Sebelumnya, kedua pemain sama-sama berbagi tiga kemenangan. Pertemuan sebelumnya terjadi di ajang Korea Open 2015 di mana Tommy menyerah dalam duel yang berlanjut hingga rubber set itu.

 

2 dari 2 halaman

Jalan Pertandingan

Momota mengawali gim pertama dengan sangat baik. Ia langsung membuat Tommy tertinggal 0-4. Setelah itu, tiga kesalahan Momota memberikan poin bagi Tommy hingga memperkecil ketertinggalan jadi 3-4.

Momota memperlihatkan keunggulannya dalam melakukan jumping smash. Buktinya, tiga poin beruntun didapat Momota, dua di antaranya adalah lewat jumping smash. Keunggulannya itu terus dimanfaatkan Momota hingga unggul 9-5 atas Tommy.

Momota terus memperlebar keunggulannya atas Tommy setelah interval pertama. Ia, bahkan, bisa unggul hingga 10 angka, yakni 18-8. Pada akhirnya, Momota bisa menutup gim pertama dengan kemenangan 21-11.

Pada gim kedua, satu angka pertama didapatkan Momota yang menghuni peringkat kedelapan dunia itu. Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu terlihat ingin segera menyelesaikan permainan melawan Tommy. Ia pun terus menambah keunggulan hingga berjarak tujuh poin, yakni 8-1.

Interval pertama gim kedua akhirnya ditutup dengan keunggulan Momota 11-4. Momota benar-benar tak terbendung. Pebulu tangkis yang sempat mendapat skorsing itu terus menambah keunggulan hingga 15-5.

Tommy benar-benar tak berdaya menghadapi smes menyilang yang dilepaskan Momota. Berulang kali Momota mendapatkan poin dari skema tersebut. Keunggulan 10 poin terus dipertahankan hingga skor 17-7.

Tommy sempat memberikan perlawanan jelang akhir gim kedua. Ia memperkecil ketertinggalan dengan meraih lima poin beruntun. Skor berubah jadi 14-19. Namun, ia tak kuasa menghindari kekalahan 15-21.  

Lanjutkan Membaca ↓