Gagal Bendung Ratchanok, Gregoria Dapat Pelajaran Berharga

Oleh Yus Mei Sawitri pada 05 Jul 2018, 18:12 WIB
Diperbarui 05 Jul 2018, 18:12 WIB
Gregoria Mariska Tunjung, Ratchanok Intanon, Indonesia Open 2018

Jakarta - Gregoria Mariska Tunjung gagal mengalahkan bintang bulungkis Thailand, Ratchanok Intanon, pada babak kedua Indonesia Open 2018, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018). Gregoria takluk dalam pertandingan sengit tiga gim dengan skor 11-21, 21-17, 14-21.

Meskipun gagal mengalahkan Intanon, Gregoria mengklaim mendapat pengalaman berharga dari duel tersebut.

"Saya banyak belajar dari pertandingan tadi. Masih banyak yang harus saya pelajari lagi. Supaya saya bisa berkaca, di mana posisi saya. Saya harus tingkatkan fokus, kecepatan di lapangan, dan harus lebih kerja keras lagi," kata Gregoria, seperti dilansir situs PBSI. 

"Mungkin dari cara penyampaian saya, pembawaan saya di lapangan kelihatan lemas, banyak mati sendiri dan masih sering kehilangan fokus," jawab Gregoria ketika ditanya soal perbandingan dirinya dengan pemain-pemain level elite dunia.

Pada gim pertama, Gregoria sulit mengimbangi permainan Intanon yang merupakan unggulan keempat. Namun, ia membalas pada gim kedua.  

"Saat kalah angin, bola-bola pengembalian saya tidak bisa melewati badan lawan, kaki saya pun kurang siap," ujar Gregoria setelah pertandingan.

Gregoria mengaku sudah mempersiapkan diri jelang pertandingan melawan Intanon. Namun, persiapan itu tak menghasilkan kemenangan. 

"Saya sudah mempersiapkan diri karena kemampuan lawan di atas saya. Jadi harus kerja keras dua kali lipat daripada dia. Sebetulnya pada gim ketiga mainnya sudah enak, tapi fokusnya kadang hilang," tutur Gregoria.

Indonesia belum berhasil mengirim wakil tunggal putri ke babak kedua Indonesia Open 2018. Sebelum Gregoria Mariska Tunjung, tiga wakil terhenti di babak pertama, yaitu Fitriani, Dinar Dyah Ayustine, dan Lyanny Alessandra Mainaky.

Sumber: Bola.com