Piala Dunia: Mbappe Menolak Dibandingkan dengan Pele

Oleh Bogi Triyadi pada 01 Jul 2018, 16:15 WIB
Diperbarui 03 Jul 2018, 16:13 WIB
Prancis Melaju ke 8 Besar Piala Dunia 2018

Liputan6.com, Kazan - Kylian Mbappe menyumbang dua gol saat Prancis menyingkirkan Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Sumbangan itu membawa Prancis menang 4-3 di Kazan Arena, Sabtu (30/6) malam WIB.

Torehan itu membuat Mbappe, 19 tahun, tercatat menjadi pemain remaja pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu laga pada Piala Dunia. Ia meyamai rekor legenda Brasil, Pele, saat melawan Swedia di Piala Dunia 1958. Saat itu, usia Pele baru 17 tahun.

Namun, Mbappe menolak dibandingkan dengan Pele. "Saya sangat senang, dan sangat tersanjung untuk dibandingkan dengan pemain hebat seperti Pele," kata Mbappe usai pertandingan.

"Namun, dia (Pele) masuk dalam kategori lain. Tetap saja, sangat menyenangkan untuk bergabung dengan daftar pemain yang telah mencapai prestasi seperti itu," ucapnya menambahkan.

Dua gol ke gawang Argentina merupakan gol ketiga Mbappe di Piala Dunia 2018. Ia tertinggal dua gol dari striker Inggris Harry Kane yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

2 of 3

Pemain Bintang

FOTO: Kylian Mbappe Fantastis, Prancis Tekuk Argentina
Striker Prancis, Kylian Mbappe, merayakan gol ke gawang Argentina pada laga 16 besar Piala Dunia di Kazan Arena, Kazan, Sabtu (30/6/2018). Prancis menang 4-3 atas Argentina. (AFP/Franck Fife)

Mbappe bisa dibilang sebagai salah satu pemain yang bersinar pada Piala Dunia 2018. Bahkan, ia diprediksi mampu membawa Prancis kembali menjadi kampiun setelah 1998 lalu.

"Semua pemain besar ada di Piala Dunia," ucapnya.

"Ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa kita lakukan. Tidak ada panggung yang lebih besar dalam sepak bola (selain di sini)."

3 of 3

Lawan Uruguay

Usai menyingkirkan Argentina, Prancis akan menghadapi Uruguay di perempat final. Uruguay lolos ke babak delapan besar usai mengalahkan Portugal 2-1.

Duel Prancis kontra Uruguay akan berlangsung di Stadion Nizhny Novgorod, 6 Juli mendatang. (Ant)

Lanjutkan Membaca ↓