Ditahan Islandia, Maradona Melarang Sampaoli Pulang ke Argentina

Oleh Liputan6.com pada 18 Jun 2018, 12:10 WIB
Diperbarui 18 Jun 2018, 12:10 WIB
Diego Maradona, Argentina, Piala Dunia 2018
Perbesar
Diego Maradona (tengah) menyapa penggemar saat menyaksikan laga Argentina melawan Islandia pada grup D Piala Dunia 2018 di Spartak Stadium, Moskow (16/6/2018). Argentina hanya bermain imbang 1-1. (AP/Ricardo Mazalan)

Liputan6.com, Moskow - Diego Maradona melarang pelatih Jorge Sampaoli pulang ke Argentina usai Lionel Messi dan kawan-kawan ditahan imbang oleh Islandia pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2018. Laga yang digelar di Spartak Stadium, Sabtu (16/6/2018) lalu, berakhir 1-1.

Sergio Aguero membuka keunggulan Argentina di menit 19. Akan tetapi pada menit ke-23, Islandia menyamakan kedudukan melalui Alfred Finnbogason.

Hasil ini membuat Maradona cukup berang. Ia lantas menyebut Sampaoli sebagai biang kerok hasil itu. Tak hanya itu, legenda Timnas Argentina itu juga mengecam cara pelatih plontos itu dalam mempersiapkan timnya.

"Jika ia terus seperti ini, Sampaoli tidak bisa kembali ke Argentina," ketus Maradona saat diwawancara oleh Telesur.

"Mengerikan tidak memiliki satu pun langkah yang disiapkan. Mengetahui bahwa semua pemain Islandia tingginya rata-rata 6'3 (190 cm) kami mencari gol melalui sundulan di semua kesempatan melakukan tendangan sudut. Kami tidak melakukan satu pun yang (umpan) pendek," keluh Maradona.

Tidak Becus

Timnas Argentina-Timnas Italia
Perbesar
Pelatih Argentina Jorge Sampaoli melihat para pemainnya berlatih jelang menghadapi Italia pada pertandingan persahabatan di kompleks pelatihan City Academy di Manchester, Inggris (20/3). (AFP Photo/Anthony Devlin)

Maradona mengaku tak menyalahkan para pemain. Sebab mereka semua sudah berusaha maksimal. Sekali lagi ia menegaskan semua itu merupakan salah Sampaoli.

Maradona menuding Sampaoli tak becus mempersiapkan timnya. "Rencana permainannya merupakan sebuah aib. Saya tidak menyalahkan para pemain," tegasnya.

"Saya menyalahkan kurangnya persiapan karena jelas hal itu tidak ada."

Puji Islandia

Kecaman Maradona terhadap eks pelatih timnas Chile itu tak berhenti sampai di situ. Pria yang pernah membela klub Napoli ini menyebut para pemain Islandia tampak tampil jauh lebih bersemangat ketimbang Messi cs.

"Waktu untuk berbicara sudah selesai," seru Maradona.

"Anda dapat membawa 25 pelatih bersama Anda, tetapi lakukan beberapa pekerjaan Anda. Kami melihat bahwa Islandia telah bekerja lebih keras daripada Argentina dan itu sangat menyakiti saya," tutupnya.

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓