Pele Pesimistis Brasil Juara Piala Dunia 2018

Oleh Bogi Triyadi pada 07 Jun 2018, 21:00 WIB
Diperbarui 09 Jun 2018, 20:13 WIB
FOTO: Gol Neymar dan Firmino Antar Brasil Bungkam Kroasia

Liputan6.com, Sao Paulo - Brasil boleh saja berstatus juara Piala Dunia lima kali dan favorit merebut gelar keenamnya di Rusia pada tahun ini. Namun, legenda Brasil Pele menilai Tim Samba masih belum kompak.

Dalam 20 pertandingan di bawah asuhan Tite, Brasil hanya sekali kalah. Namun, Tite terpaksa bongkar pasang skuat dalam berbagai laga persahabatan jelang Piala Dunia karena banyak pemain yang cedera.

"Saya memiliki keyakinan sangat besar kepada kemampuan Tite," kata Pele seperti dilansir Reuters, Rabu (7/6/2018) "Kekhawatiran saya mengenai satu hal; tinggal beberapa hari sebelum Piala Dunia dimulai dan kami masih belum memiliki tim yang tepat. Secara individual, semua pemain bagus sekali. Tapi, tidak dalam satu tim."

Neymar setiap waktu masih diancam cedera. Sedangkan bek kanan Dani Alves terpaksa dicoret dari skuad karena cedera lutut.

"Bagi saya, Neymar adalah satu pemain terbaik di dunia. Sekarang dia lebih dewasa dan berpengalaman. Tetapi, dia tidak bisa seorang diri menjuarai Piala Dunia. Tim yang menjuarai Piala Dunia," ucap Pele.

2 of 3

Tim Terbaik Brasil

Ritual Aneh 9 Pesepakbola Terkenal Sebelum Memulai Pertandingan
Legenda Brasil Pele pesimistis negaranya bisa menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia. (AFP/Benedikt Loebel)

Pele menyebut tim terbaik Brasil adalah pada masa 1970. Ketika itu, ia bermain bersama Tostao, Rivellino, dan Gerson.

"Pada Piala Dunia 1970 kami menghabiskan waktu enam bulan bersama-sama. Itulah mengapa berhasil," ucap Pele, yang membawa Brasil juara Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970.

3 of 3

Grup E

Brasil hanya memainkan tiga laga persahabatan sepanjang tahun ini dan akan menjalani pertandingan pemanasan terakhir melawan Austria di Wina, 10 Juni mendatang.

Neymar dan kolega akan mengawali Piala Dunia dengan menghadapi Swiss di penyisihan Grup E, 17 Juni 2018. Setelah itu, mereka ditantang Kosta Rika dan Serbia.

Lanjutkan Membaca ↓