Cerita Petinju Inggris yang Selamatkan 7 Nyawa dengan Organ Tubuhnya

Oleh Wiwig Prayugi pada 30 Mei 2018, 22:05 WIB
Diperbarui 01 Jun 2018, 21:13 WIB
Ilustrasi sarung tinju

London - Petinju asal Inggris, Scott Westgarth, meninggal dunia pada Februari 2018. Ternyata, dia menyelamatkan tujuh nyawa melalui donor organ.

Berita mengharukan itu diungkapkan sang kakak, Adam, saat jenazah Westgarth dikremasi.

Westgarth meninggal pada usia 31 tahun setelah pingsan di ruang ganti usai bertarung melawan Dec Spelman di Doncaster, Yorkshire. Dia dilarikan ke rumah sakit, namun tak tertolong. Ia diduga meninggal karena cedera otak. 

Namun, kematian Westgarth justru menyelamatkan tujuh nyawa dengan organnya. Sang kakak membacakan fakta itu dari surat wasiat. 

Di antara orang yang dibantu adalah wanita berusia 60-an dan pria berusia 50-an (transplantasi ginjal), pria berusia 30-an (transplantasi pankreas), sementara yang lain di usia 50-an (transplantasi jantung), dan seorang pria berusia 20-an yang membutuhkan transplantasi paru-paru ganda.

“Kehadirannya dan energi yang dia berikan memberi inspirasi. Dia akan membuatmu tertawa karena kenakalan, tetapi dia juga memiliki sisi yang lebih serius dan keluarganya sangat penting baginya.

“Tinju hanyalah cerminan dari karakter dia. Saya ingin mengatakan, saya akan sangat merindukannya dan terima kasih semua karena berada di sini," kata Adam.

Rekan-rekan Westgarth mengenakan kaus Tim Westgarth di Krematorium Grenoside, Inggris.

Sumber: The Sun

Tag Terkait

Video Pilihan Hari Ini

Agnes Keleti, Atlet Peraih Medali Olimpiade Tertua