Ezra Walian Berpeluang Tampil di Eredivisie Belanda

Oleh Muhammad Ivan Rida pada 19 Mei 2018, 19:15 WIB
Diperbarui 19 Mei 2018, 19:15 WIB
Striker Timnas Indonesia U-22 Ezra Walian

Jakarta - Penggawa timnas Indonesia U-23, Ezra Walian, berpeluang untuk tampil di Eredivisie Belanda pada musim 2018-2019. Sebab, klub Ezra, Almere City, tengah berjuang pada putaran terakhir babak play-off Eerste Divisie musim ini.

Almere City sejatinya tampil kurang konsisten. Tim berjuluk The Sheepheads itu hanya bisa mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen akhir kasta kedua Liga Belanda.

Namun, pencapaian tersebut masih bisa membuat Almere City mengikuti play-off untuk promosi ke Eredivisie. Namun, pada fase ini Ezra Walian dan kawan-kawan tampil apik.

Mereka berhasil melaju hingga ke putaran terakhir karena menaklukkan MVV Maastricht dan Roda JC. Kiprah Almere City pun menarik atensi De Gelderlander.

Media Belanda itu takjub karena tidak ada tim peringkat sembilan yang berpeluang mendapat tiket promosi selama 26 tahun terakhir. "Mengakhiri musim di peringkat sembilan. Almere City masih bisa lebih hebat," tulis De Gelderlander dalam salah satu judul beritanya.

Almere City kemudian bersua De Graafschap pada pertandingan pamungkas. Leg pertama telah dihelat di markas Almere, dan berakhir dengan skor 1-1.

Pada leg kedua yang dimulai pada 20 Mei 2018, Almere City wajib menang atau minimal bermain 2-2 untuk promosi ke Eredivisie. Meski terbilang sulit karena akan bermain di markas lawan, peluang Almere belum tertutup karena segalanya masih bisa terjadi selama 90 menit laga bergulir.

2 dari 2 halaman

Peran Ezra Walian di Almere City

Ezra Walian, Sea Games 2017, Timnas Indonesia U-22, Kamboja
Striker Timnas Indonesia, Ezra Walian, bersama Marinus Wanewar, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kamboja di Stadion Shah Alam, Selangor, Kamis, (24/8/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Peran Ezra sejatinya kurang begitu vital untuk Almere City musim ini. Pemain 20 tahun itu hanya menjadi pilihan kedua di lini serang. Dia kerap kalah bersaing dengan Sherjill MacDonald dan Dennis van der Heijden.

Ezra hanya tampil sebanyak 18 pertandingan di berbagai kompetisi. Bahkan, dia hanya tampil sekali selama empat menit pada fase play off. Meski minim jatah bermain, bomber jebolan akademi Ajax Amsterdam itu cukup produktif karena bisa mengemas empat gol.

Andai promosi ke Eredivisie, Ezra disinyalir bakal mendapat peran lebih besar di Almere City. Itu dikarenakan kedua penyerang andalan klub, yaitu MacDonald dan Heijden, memutuskan berganti seragam pada musim depan.

Situasi itu tentunya bagai angin segar untuk Ezra. Hengkangnya MacDonald dan Heijden bakal membuat persaingan di lini serang semakin mengecil untuk penyerang timnas U-23 tersebut.

Akan tetapi, Ezra tentunya harus bekerja lebih keras agar pihak klub memberikan kepercayaan penuh. Jika tampil tak sesuai harapan, bukan mustahil bagi Almere City untuk memboyong bomber anyar demi bisa kompetitif bersaing di Eredivisie musim depan.

Lanjutkan Membaca ↓