Mourinho Tak Bisa Kontrol Emosi Fans Chelsea

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 19 Mei 2018, 17:45 WIB
Manajer Manchester United, Jose Mourinho

Liputan6.com, London - Jose Mourinho akan menjalani laga emosional melawan Chelsea pada Sabtu (19/5/2018) malam WIB. Dia akan memimpin Manchester United menghadapi Chelsea di final Piala FA.

Mourinho mempunyai masa-masa kejayaan ketika masih menakhodai Chelsea selama dua periode. Tiga gelar Liga Inggris, satu trofi Piala FA menjadi bukti hebatnya manajer berusia 55 tahun itu bersama The Blues, sebutan Chelsea.

Namun sejak memutuskan melatih Manchester United pada 2016, banyak fans Chelsea yang mengubah sikap terhadap Mourinho. Segelintir fans The Blues membenci keputusan The Special One.

"Jika mereka (fans Chelsea) membenci dan tidak menghormati saya, itu hak mereka. Saya tidak bisa mengendalikannya. Yang jelas, saya tidak pernah berpikir negatif tentang mereka," ujar Mourinho, dikutip dari Sports Mole.

"Satu-satunya hal yang saya katakan berhubungan dengan Chelsea, sejak hari pertama pada 2004 dan hari terakhir saya, ketika dipecat beberapa tahun lalu, mereka tetap di hati saya, tanpa syarat," ucap Mourinho menambahkan.

1 of 3

Momen Spesial

Manchester United, Tottenham Hostpurs, Piala FA
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho memberikan arahan kepada timnya saat melawan Tottenham pada semifinal Piala FA di Wembley stadium, London, (21/4/2018). MU menang 2-1. (AP/Frank Augstein)

Bagi Mourinho, fans Chelsea mempunyai arti tersendiri di hatinya. Terlebih lagi, saat pria berusia 55 tahun itu dipecat sebagai manajer The Blues pada 2007.

"Saya tidak akan pernah melupakan itu. Mereka melakukan apa yang dilakukan fans terbaik. Mereka mendukung saya tanpa syarat," kata Mourinho.

"Ketika kami bermain di kandang pada ajang Liga Champions melawan Dynamo Kiev, orang-orang berbicara tentang saya dipecat. Saya bisa mendengar seluruh stadion menyanyikan nama saya, meskipun hasilnya tidak bagus. Saya tidak akan lupa karena mereka hanya fenomenal."

 

 

2 of 3

Tak Peduli Hasil

Pada musim perdana di Old Trafford, eks pelatih Inter Milan sukses mengantarkan Manchester United mencapai dua final dan mampu meraih gelar dalam dua turnamen itu, yakni Liga Europa dan Piala Liga Inggris.

Meski memiliki catatan bagus pada laga final, Mourinho mengatakan hal tersebut tidak relevan jika menjadi peluang Manchester United mengalahkan Chelsea. Menurut dia, satu hal terpenting adalah tetap menjaga semangat para pemainnya hingga akhir pertandingan di Stadion Wembley.

"Saya sejujurnya berpikir apa yang kami lakukan pada masa lalu tidak ada hubungannya dengan laga besok dan catatan itu tidaklah penting. Apa yang akan lakukan adalah 11 melawan 11, semua orang akan memberikan kemampuan terbaiknya," tutur Jose Mourinho.

Lanjutkan Membaca ↓