Gusur Rusia, Panjat Tebing Indonesia Duduki Peringkat Satu Dunia

Oleh Bogi Triyadi pada 19 Mei 2018, 08:50 WIB
Diperbarui 19 Mei 2018, 08:50 WIB
Timnas Panjat Tebing
Perbesar
Timnas panjat tebing Indonesia berfoto bersama usai Kejuaraan Dunia di Chongqing, Tiongkok. (Biro Humas PP FPTI)

Liputan6.com, Jakarta - Tim nasional panjat tebing (sport climbing) Indonesia menduduki peringkat pertama dunia dalam pemeringkatan International Federation of Sport Climbing (IFSC) yang dirilis usai seri kejuaraan dunia di Tai'an, Tiongkok, awal Mei 2018.

Dengan jumlah poin 1023, timnas panjat tebing Indonesia menggusur Rusia yang selama bertahun-tahun tidak tergoyahkan. Rusia dengan poin 980 harus rela turun ke peringkat dua. Sementara Prancis yang sukses merebut dua emas di nomor speed world record putra dan putri naik ke posisi tiga dengan total poin 590.

Sukses tersebut tidak luput dari dominasi atlet-atlet Indonesia dalam final pada tiga seri kejuaraan dunia yang diikuti: Moscow, Chongqing, dan Tai’an. Dari tiga seri tersebut, Indonesia sukses membawa pulang ke Tanah Air tujuh medali (satu emas, tiga perak, tiga perunggu).

Selain menempatkan timnas panjat tebing sebagai peringkat teratas dunia, Indonesia juga menempatkan dua atletnya di jajaran elite atlet panjat dunia. Mereka adalah Aries Susanti Rahayu dan Aspar Jaelolo.

 

2 dari 3 halaman

Speed World Record Putri

Raih Emas di IFSC World Cup, Timnas Sport Climbing Indonesia Disambut Menpora
Perbesar
Atlet panjat tebing putri Indonesia, Aries Susanti Rahayu menjawab pertanyaan usai penyambutan di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (16/5). Aries berhasil mengalahkan Elena Timofeeva (Rusia) dengan waktu 7,51 detik. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dalam pemeringkatan IFSC, untuk nomor speed world record putri, peringkat pertama diduduki Anouck Jaubert dari Prancis dengan 240 poin. Tempat kedua ada Aries Susanti Rahayu yang mengantongi 220 poin dan Elena Timofeeva dari Rusia dengan 169 poin.

Sementara itu, atlet panjat tebing putri Indonesia lainnya ada di peringkat empat, yakni Agustina Sari dengan 151 poin, Rajiah Sallsabillah pada posisi delapan dengan 115 poin. Puji Lestari di posisi 9 (110 poin), Santi Wellyanti 12 (78), Nurul Iqomah 18 (42), disusul Fitriyani di peringkat 29 (16) dan Mudji Mulyani di peringkat 34 (6).

3 dari 3 halaman

Speed World Record Putra

Raih Emas di IFSC World Cup, Timnas Sport Climbing Indonesia Disambut Menpora
Perbesar
Menpora, Imam Nahrawi (tengah) berfoto bersama Timnas sport climbing Indonesia di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (16/5). Timnas sport climbing Indonesia sukses mempertahankan dominasi di kejuaraan panjat tebing dunia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada nomor speed world record putra, peringkat satu hingga tiga secara berurutan ditempati Dmitrii Timofeev dari Rusia dengan 187 poin. Selanjutnya ada Aspar Jaelolo dari Indonesia dengan 161 poin, dan Bassa Mawem asal Prancis dengan 151 poin.

Peringkat empat diduduki Sabri dari Indonesia dengan 149 poin. Pemanjat putra Indonesia lainnya, yakni Hinayah Muhammad menempati peringkat enam (132 poin).

Pangeran Septo Wibowo Siburian di peringkat 12 (83), disusul Veddriq Leonardo 14 (69), Alfian Muhammad 16 (61), Abudzar Yulianto 23 (37), dan Rindi Sufriyanto 25 (31).

Lanjutkan Membaca ↓