Enrique Simpan Rahasia Besar soal Neymar dan Messi

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 12 Mei 2018, 18:30 WIB
Diperbarui 12 Mei 2018, 18:30 WIB
Dua Gol Lionel Messi Antar Barcelona Bungkam Leganes
Perbesar
Pemain Barcelona, Neymar, merayakan gol yang dicetak Lionel Messi ke gawang Leganes. Barca akhirnya memastikan kemenangan setelah Lionel Messi mencetak gol melalui titik putih pada masa injury time. (AP/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona sudah kehilangan pelatih Luis Enrique dan Neymar musim panas lalu. Sebagai gantinya, Barcelona mendatangkan pelatih anyar Ernesto Valverde dan Ousmane Dembele menggantikan Neymar.

Enrique membuat keputusan untuk meninggalkan jabatannya sebagai manajer setelah tiga tahun berada di Nou Camp. Saat melatih Barcelona dia memenangkan dua gelar La Liga dan Liga Champions pada 2015.

Sedangkan, Neymar dijual ke Paris Saint Germain (PSG) setelah pemain merasa sudah bosan bermain di bawah bayang-bayang Lionel Messi.

Beberapa waktu lalu, media Spanyol Diario Gol, mengungkap tentang situasi yang dialami pemain berusia 26 tahun itu, selama di Barcelona. Ini berdasarkan pengakuan eks pelatih Barcelona Enrique.

Dikatakan bahwa Enrique, mengetahui Neymar adalah aset berharga, sehingga ini ingin menjaga rahasia kehidupan pemain.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Pesta Pribadi

PSG Juara Piala Prancis 4 Musim Beruntun
Perbesar
Pemain Paris Saint-Germain, Neymar dan Dani Alves berpose dengan trofi seusai menjuarai Piala Prancis (Coupe de France) di Stade de France, Rabu (9/5). PSG menang 2-0 atas Tim divisi tiga, Les Herbiers pada final Piala Prancis. (AP/Michel Euler)

Neymar dilaporkan sering mengadakan pesta pribadi dengan anggota skuat Barcelona lainnya. Ia memang dikenal karena kehidupannya yang penuh warna, sering ada di kasino dan bar di sekitar Paris.

Sikap ini ternyata tak disukai Lionel Messi. Ia menilai pemain berusia 26 tahun itu bisa jadi gangguan bagi banyak rekan setimnya di Barcelona.


Tak Betah

Paris Saint-Germain
Perbesar
Neymar dan Angel Di Maria merayakan gol yang dicetak ke gawang Strasbourg dalam laga lanjutan Ligue 1 2017-2018 di Parc des Princes, Sabtu (17/2/2018) atau Minggu (18/2/2018) dini hari WIB. (AP Photo/Francois Mori)

Dan, akhirnya sejak kepergian Neymar, moral di sekitar Nou Camp telah meningkat secara signifikan. Namun, setelah pindah ke PSG, Neymar juga dikabarkan sudah merasa tak betah.

Apalagi, ia pernah berselisih dengan Edinson Cavani. Kemungkinan situasi ini juga bisa membuat Neymar hengkang.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya