Spasojevic Tak Ingin Timnas Indonesia Ulangi Momen Pahit Kontra Bahrain

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 25 Apr 2018, 01:49 WIB
Diperbarui 25 Apr 2018, 01:49 WIB
Timnas Indonesia U-23, Lerby Eliandri, Ilija Spasojevic
Perbesar
Aksi penyerang Timnas Indonesia U-23, Ilija Spasojevic menggiring bola saat berlatih di Lapangan ABC, Senayan, (24/4/2018). Timnas akan mengikuti turnamen PSSI Anniversary 27 April-3 Mei 2018. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Jakarta - Timnas Indonesia U-23 akan meladeni Bahrain pada laga pertama Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (27/4/2018). Ilija Spasojevic yang menjadi satu dari antara tiga pemain senior di Timnas Indonesia U-23 berharap kenangan pahit saat Timnas Indonesia kalah 0-10 dari Bahrain tidak terulang.

Timnas Indonesia pernah kalah 0-10 dari Bahrain pada 2012. Momen pada kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia itu masih menjadi kekalahan terbesar Tim Garuda hingga saat ini.

Momen pahit itu juga diketahui striker naturalisasi Indonesia, Ilija Spasojevic. Jelang pertemuan antara Timnas Indonesia U-23 dengan Bahrain di Anniversary Cup, Spasojevic mengaku mengingat kekalahan telak itu.

"Soal Bahrain, saya hanya bisa mengingat kekalahan telak beberapa tahun lalu. Saya sekarang berharap hasil buruk itu tidak terulang dalam pertandingan ini," ujar Spasojevic setelah latihan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Spasojevic menyatakan dengan tiga tim lawan yang semua memiliki peringkat di 100 besar peringkat FIFA, target yang diinginkannya adalah membuat masyarakat Indonesia terhibur.

"Semua tim lawan ini ada di top 100, semua di atas kita. Target kami adalah memenangkan hati masyarakat Indonesia. Kami akan berusaha keras, kami ingin berjuang dan semoga masyarakat Indonesia bangga," lanjut Spasojevic.