Pembalap 51 Tahun Menangi Yamaha Cup Race Singkawang

Oleh Windi Wicaksono pada 22 Apr 2018, 22:45 WIB
Diperbarui 22 Apr 2018, 22:45 WIB
Yamaha Cup Race
Perbesar
Syarif Machmud Alkadri (ketiga dari kanan) tetap antusias membalap meski sudah berusia 51 tahun (Liputan6.com/Windi Wicaksono)

Liputan6.com, Jakarta Usia tidak menjadi halangan bagi Syarif Machmud Alkadri untuk ambil bagian dalam Yamaha Cup Race 2018 seri kedua di Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam usia 51 tahun, Syarif memenangi balapan yang berlangsung di Sirkuit Taman Pasir Panjang, Singkawang.

Syarif ambil bagian di kelas R25 Community di Yamaha Cup Race 2018 di Kalbar. Selain Yamaha Aerox 155 Cup Community, ada juga kelas komunitas yang lain yakni R25.

Keikutsertaan kelas R25 Community juga tak lain karena mereka sering berlatih di Sirkuit Taman Pasir Panjang, Singkawang. Antusiasme komunitas itu masih tinggi dan Syarif Machmud ikut di dalamnya.

Yang menarik, di kelas YCR 7 Aerox 155cc Community, Syarif Machmud juga finis terdepan. Syarif mengalahkan para pesaingnya yang berusia lebih muda ketimbang dirinya.

Pria yang menjabat sebagai Ketua KONI Kalbar mengaku sesungguhnya dia sudah pensiun dari dunia balap motor. Namun, dia antusias dan menyiapkan diri ketika tahu Yamaha Cup Race 2018 seri kedua digelar di Singkawang, Kalbar.

"Event ini mengingatkan pada memori saat dikontrak Yamaha diawal tahun 90-an. Terimakasih untuk Yamaha yang memberikan wadah lewat YCR sebagai ajang pembinaan bagi talenta muda di Kalimantan. Juga untuk teman-teman komunitas untuk menyalurkan hobi balap yang tepat," kata Syarif Machmud seusai balapan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dukung Pembalap Muda

Yamaha Cup Race
Perbesar
Para pemenang di kelas YCR 1 pada Yamaha Cup Race Singkawang (Liputan6.com/Windi Wicaksono)

Dia juga berharap para pembalap muda di Kalimantan mampu membuktikan diri di tingkat nasional maupun internasional. Syarif Machmud ingin lebih banyak event balap di Kalbar untuk memacu motivasi para pembalap muda.

"Pembalap harus semangat, karena semua harus melalui proses sebelum jadi pembalap pro. Semoga ini jadi motivasi para pembalap muda," tuturnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya